Advertisement

Fasilitasi Liburan Nataru Bagi Warga, Pemerintah Singapura Sediakan Kemping Glamor di Bandara 

Fasilitasi Liburan Nataru Bagi Warga, Pemerintah Singapura Sediakan Kemping Glamor di Bandara 
ist
Editor : Potan Traveling — Sabtu, 26 Desember 2020 15:12 WIB
terasjakarta.id

Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh sebagian orang. Bagaimana tidak, hal itu pasti identik dengan liburan. 

Namun untuk tahun 2020 ini, liburan Natal dan Tahun Baru berbeda dengan tahun sebelumnya, seba pandemi Covid-19 masih merebak di berbagai pelosok dunia.

Rencana untuk berlibur pun sedikit banyaknya mungkin mengalami perubahan mengingat beberapa kebijakan penguncian diberlakukan oleh beberapa negara.

Meski begitu, pemerintah Indonesia tidak melarang warganya melakukan perjalanan ke seluruh penjuru Tanah Air, namun tentu dengan pengawasan yang tepat. Sejumlah pemerintah daerah telah menyiapkan diri untuk mengantisipasi peningkatan penyebaran virus corona akibat libur panjang akhir tahun ini.

Selain harus melakukan pemeriksaan Covid-19 sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, masyarakat pun diimbau untuk menaati protokol kesehatan.

Lebih dari itu, pemerintah pun mengimbau agar masyarakat lebih baik tidak melakukan perjalanan ke luar kota jika tidak ada keperluan mendesak dan berlibur di rumah masing-masing.

Sementara, di Singapura pemerintah menyediakan tempat berlibur yang menyenangkan, terutama bagi mereka yang tinggal di perkotaan, misalnya dengan membuka glamor kemping (glamping) di bandara.

Akibat pandemi virus corona, perjalanan ke luar negeri menjadi terbatas. Sebagian warga di Singapura memilih untuk liburan dengan cara 'glamping' alias kemping dengan gaya lebih mewah, menginap di tenda berisi fasilitas beragam di bandara Changi.

"Biasanya kami ke luar negeri setiap liburan, tapi karena sekarang tidak bisa ke mana-mana dan sedang libur sekolah, saya pikir mengapa tidak melakukan hal yang berbeda untuk anak-anak," kata Fadlina Musa, dikutip dari Antara.

Glamping memang tidak murah, tamu harus merogoh kocek hingga 360 dolar Singapura (Rp3,8 juta) per malam untuk fasilitas tempat tidur ukuran queen, diskon belanja, satu kotak pendingin untuk piknik dan kemeriahan lampu-lampu Natal. Sementara fasilitas kamar mandi pribadi tidak tersedia.

Taman yang dilengkapi pendingin udara juga air terjun di dalam ruangan memberikan kesan berada di luar rumah, tapi tidak ada serangga, hujan, dan udara lembap.

Serene Beh, seorang manajer yang mengunjungi mal bersama keluarganya, mengatakan bahwa dia suka dengan gagasan liburan baru ini bila harganya cocok.

"Saya akan lihat-lihat paketnya," ujarnya.

"Kalau sepadan, sepertinya akan jadi pengalaman menarik untuk anak-anak yang belum pernah berkemah," katanya.



Fasilitasi Liburan Nataru Bagi Warga Pemerintah Singapura Sediakan Kemping Glamor di Bandara 

Loading...

Related Post