FPPJ: KPK Akan Temukan Tersangka Oknum Bansos DKI Tinggal Menunggu Waktu

FPPJ: KPK Akan Temukan Tersangka Oknum Bansos DKI Tinggal Menunggu Waktu
Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Rian
Editor : Potan News — Selasa, 22 Desember 2020 12:02 WIB
terasjakarta.id


Belakangan ini para aktivis yang tergabung dalam Poros Rawamangun menyuarakan permasalahan bansos di DKI Jakarta yang tidak sesuai dengan apa yang dianggarkan Pemprov DKI jakarta.

Desakan agar Perumda Pasar Jaya yang dipercaya untuk melaksanakan pengadaan bansos untuk warga Jakarta harus transparan karena berhubungan dengan kepentingan rakyat banyak.

Dalam temuan Poros Rawamangun terhadap isi bansos sangat mengejutkan. Setelah diperiksa maupun di hitung ternyata tidak sesuai dengan apa yang sudah dianggarkan Pemprov DKI.

Terkait hal tersebut, Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Poros Rawamangun untuk segera mendorong KPK maupun kepolisian untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum yang terlibat di dalam pengadaan bansos di Jakarta.

"Saya sangat mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Poros Rawamangun. Dengan adanya temuan penyimpangan jumlah maupun kualitas isi bansos, kami dari FPPJ meminta dilakukan penyelidikan KPK ataupun pihak kepolisian," kata Ketua Umum FPPJ Rian, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/12/2020).

Lebih lanjut pimpinan dari forum pemuda itu mengatakan, temuan Poros Rawamangun sangat luar biasa dan fantastis. Ia menganggap oknum yang menggelapkan bansos untuk masyarakat sudah layak menerima konsekuensi hukum.

"Temuan Poros Rawamangun luar biasa. Cukup besar selisih apa yang dianggarkan dengan yang diterima masyarakat. Saya rasa oknum yang terlibat selayaknya menerima konsekuensi hukum, tangkap dan di adili karena ini sudah tidak ada nurani terhadap penderitaan rakyat," ujar Rian.

"Perumda Pasar Jaya harus segera bertanggung jawab atas temuan yang dilakukan oleh Poros Rawamangun dan pimpinan Pasar Jaya segera menjelaskan sekaligus memberi klarifikasi terkait ketidak sesuaian isi bansos," imbuhnya.

"Kami dari FPPJ yakin suatu saat KPK pasti akan menemukan oknum yang terlibat yang sangat mengakibatkan kerugian negara kita ini, dan tinggal menunggu waktu saja akan ada tersangka," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Poros Rawamangun melakukan perhitungan secara rinci harga yang ada di dalam paket bansos DKI Jakarta.

Dalam hitungan Poros Rawamangun, terhadap isi bansos seperti beras, mie, minyak, kecap, sarden, sabun mandi dan biskuit hanya sekitar Rp230rb sampai Rp240rb, hal ini jelas jelas sudah tidak sesuai dan membohongi rakyat Jakarta.

FPPJ KPK Akan Temukan Tersangka Oknum Bansos DKI Tinggal Menunggu Waktu

Loading...

Related Post