Staf Kedubes Jerman Yang Datang ke Markas FPI Dipanggil Pulang Ke Negaranya

Staf Kedubes Jerman Yang Datang ke Markas FPI Dipanggil Pulang Ke Negaranya
Staf diplomatik Kedubes Jerman datangi markas FPI. (Dok. Istimewa/FPI).
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 21 Desember 2020 09:38 WIB
terasjakarta.id


Kepastian ini didapat dari Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu RI) yang melakukan klarifikasi  tentang masalah ini ke Kedubes Jerman. Diperoleh informasi,  staf diplomatik Kedubes Jerman itu diminta pulang untuk memberi klarifikasi ke pemerintahan negaranya.

"PihakKedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya," tulis Kemlu dalam laman resmi mereka, Senin (21/12).

Pihak Kemenlu juga menyatakan telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi markas FPI di Petamburan. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf mereka di sekretariat organisasi tersebut.

"Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman," ucap Kemlu.

Pihak Kedubes Jerman  menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya. Kemlu menyebut Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan FPI.

"Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut," kata Kemlu.

Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian.

Tidak hanya itu,  Kemlu juga  menuntut Kedutaan Besar Jerman menjelaskan polemik staf mereka menyambangi markas FPI kepada publik Indonesia.

"Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kementerian Luar Negeri," sebut Kemlu.

Seperti diketahui, FPI mengaku telah didatangi pihak Kedutaan Besar Jerman untuk Republik Indonesia. Dalam pertemuan itu, menurut FPI, pihak Jerman turut berbelasungkawa atas tewasnya enam anggota FPI pengawal Habib Rizieq.

"Dari Kedutaan Jerman sudah datang ke Sekretariat FPI," kata Sekretaris Umum FPI Munarman dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/12).

Munarman menjelaskan pihak staf Kedutaan Besar Jerman yang datang ada dua orang. Mereka berkunjung ke Sekretariat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat. Mereka datang pada Kamis (17/12) siang hari.

"Dari pihak Kedubes Jerman menyampaikan turut berdukacita dan belasungkawa atas kejadian dibunuhnya enam syuhada," kata Munarman. (don)

 

Kedutaan Besar Jerman akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah Indonesia terkait kedatangan perwakilannya ke markas Front Pembela Islam pada Sabtu (19/12) lalu. Kedua staf yang mendatangi markas FPI itu telah dipanggil pulang ke negaranya.

Loading...

Related Post