455 Orang Diamankan Dalam Aksi 1812, 22 Dilokalisir di Markas TNI dan 26 Reaktif Covid-19.

455 Orang Diamankan Dalam Aksi 1812, 22 Dilokalisir di Markas TNI dan 26 Reaktif Covid-19.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono (poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 18 Desember 2020 23:42 WIB
terasjakarta.id


Petugas gabungan TNI dan Polri mengamanan 455 orang dalam aksi masa 1812 menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab di Jakarta, Jumat (18/12). Dari jumlah tersebut, petugas melokalisir 21 orang di antaranya ke Batalyon Infanteri Jaya Yudha 201, Jakarta Timur.

Hal ini disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Ia mengatakan,  berdasarkan data yang ada saat ini ada sebanyak 455 orang diamankan aparat gabungan TNI/Polri. Ratusan orang yang diamankan ini berada di Polda Metro Jaya serta sejumlah Polres. Namun, Argo tak menjelaskan alasan 21 orang yang ditahan di Batalyon Infanteri itu.

"Ada lima orang yang diduga peserta aksi 1812 ditangkap karena membawa senjata tajam dan narkotika. Lima tersangka membawa sajam di antaranya di Polres Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Tangerang Kota dan dua  tersangka membawa narkotika jenis ganja di Polres Depok," ungkap Argo dalam keterangannya.

Lebih jauh Argo menjelaskan,  saat mengamankan aksi demonstrasi terdapat anggota kepolisian yang menjadi korban saat melakukan upaya penegakan hukum."Ada dua anggota Polda Metro Jaya terluka pada saat melakukan upaya penangkapan," tutur Argo. 
Argo melanjutkan,  dalam pemeriksaan yang dilakukan ada 26 peserta aksi 1812 yang dinyatakan reaktif Covid-19 saat dilakukan rapid test. "Pemeriksaan masih dilakukan namun semmentara saat inil pengunjuk rasa yang reaktif Covid-19 sejumlah 26 orang. Mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat," ucapnya. (don)

 

Petugas gabungan TNI dan Polri mengamankan 455 orang dalam aksi masa 1812 menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab di Jakarta Jumat (18/12).

Loading...

Related Post