Massa Aksi 1812 Malah Minta Kapolda Memediasi Mereka Bertemu Presiden

Massa Aksi 1812 Malah Minta  Kapolda Memediasi Mereka Bertemu Presiden
Ketua PA 212 Slamet Maarif (Okezone.com)
Editor : Donald Berita Anda — Jumat, 18 Desember 2020 14:47 WIB
terasjakarta.id


Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran sudah melontarkan tawaran untuk bermediasi dengan massa  Aski 1812, dengan syarat membatalkan aksi unjuk rasa. Namun, tawaran ini ditolak mentah-mentah.

Melalui Persaudaraan Alumni (PA) 212 secara tegas  mereka menolak tawaran mediasi Kapolda dan aksi unjuk rasa akan tetap dilanjutkan di Istana Negara dengan tuntutan Habib Rizieq dibebaskan. 

Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan, sebaiknya Kapolda Metro Jaya memediasi pihaknya bertemu Presiden Joko Widodo.   “Pertemuan dengan siapa? Mediasi saja delegasi kami bertemu Presiden,” kata Slamet dikutip dari kumparan, Jumat (18/12). 

Slamet enggan berkomentar banyak atas tawaran mediasi tersebut. Pihaknya bersikeras akan tetap melakukan unjuk rasa. 

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Kapolda Metro Jaya berharap demo tidak berjalan karena Jakarta masih dilanda pandemi. Pihaknya pun memastikan akan memfasilitasi dengan menerima perwakilan massa guna menyampaikan aspirasi.

“Kapolda Metro Jaya siap memfasilitasi dengan siap menerima perwakilan. Tidak usah dengan berkerumun atau silakan dilaksanakan dengan menyampaikan secara lisan ke Kapolda Metro Jaya,” kata Yusri lewat keterangannya. (don)

 

Menolak tawaran mediasi dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran massa Aksi 1812 malah minta Kapolda menjembatini mereka bertemu Presiden Joko Widodo.

Loading...

Related Post