Aa Gym: Jokowi, Maruf Amin, dan Puan Maharani Harus Jadi Orang Pertama Yang Divaksin

 Aa Gym: Jokowi, Maruf Amin, dan Puan Maharani Harus Jadi Orang Pertama Yang Divaksin
Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym (terasjabar.poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Rabu, 16 Desember 2020 13:58 WIB
terasjakarta.id


Kontroversi soal siapa saja yang  terlebih dahulu menjalani vaksin Covid-19 mengundang pendakwah  Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym  ikut buka suara. Ia meminta para pejabat negara harus mau divaksin terlebih dahulu.

Menurut Aa Gym, para pejabat negara seharusnya disuntik vaksin pertama karena mereka adalah pengambil kebijakan vaksinasi yang harus mencontohkan dan menjamin keamanan vaksin tersebut kepada masyarakat.

Menurut dia,  Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin bersama menterinya sekaligus Ketua DPR Puan Maharani serta anggota parlemen lainnya  harus menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

"Ini supaya  masyarakatnya percaya, ya pak Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, para Menteri, dan para Jenderal yang pemberani-pemberani itu harus berani divaksin dulu, kalau nanti ingin masyarakat yakin. Nanti barisan kedua mungkin petugas kesehatan," kata Aa Gym dalam Talkshow dan Sosialisasi Penanganan Covid-19, Rabu (16/12).

Menurut Aa Gym, jika tenaga kesehatan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin, maka akan mempengaruhi keyakinan masyarakat terhadap keamanan vaksin yang diputuskan oleh pejabat pemerintah.

"Kalau petugas kesehatan duluan kemudian para pemimpinnya nanti, nanti jadi gimana, keyakinannya berkurang, jadi resikonya memang keyakinan ini harus ada dengan bukti, kalau ada bukti ini aman dan halal dan bermanfaat seharusnya tidak ada keraguan," jelasnya.dikutip dari Suara.com.

Diketahui, pemerintah Indonesia telah mendatangkan 1,2 juta kandidat vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi asal China, Sinovac, dan akan menyusul 1,8 dosis selanjutnya. tiga Juta vaksin ini rencananya akan disuntikkan ke tenaga kesehatan sebagai prioritas pertama.

Pemerintah juga telah menetapkan enam jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan dalam proses vaksinasi di Indonesia.

Keenam vaksin tersebut diproduksi oleh Bio Farma, Astrazeneca, China National Pharmaceutical Group Corporation (Sinopharm), Moderna, Pfizer Inc and BioNtech, dan Sinovac Biotech.

Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 629.429 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 93.662 di antaranya masih dalam perawatan, 516.656 orang sembuh, dan 19.111 jiwa meninggal dunia. (don)

Pendakwah Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym menyebut Presiden Joko Widodo Wapres Maruf Amin dan Ketua MPR Puan harus menjalani vaksin Covid-19 terlebih dahulu agar masyarakat percaya.

Loading...

Related Post