Gawat, IDI Sebut Penyebaran Corona di Indonesia Sudah Tak Terkendalikan Lagi.

Gawat, IDI Sebut Penyebaran Corona di Indonesia Sudah Tak Terkendalikan Lagi.
Covid-19 (Covid-19.go.id)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 15 Desember 2020 19:09 WIB
terasjakarta.id


Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkab, penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah tak terkendali. Hal ini disebabkan tingginya kasus pasien positif Corona setiap harinya dan angka kematian tenaga medis.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tak bosan untuk menjalani protokol kesehatan.

Penyebaran kasus positif Covid19 belum ada tanda-tanda akan mereda. Bahkan, setiap hari wabah Covid-19 terus meningkat.

Pernyataan terbaru dari Ikatan Doker Indonesia (IDI) malah menyebutkan penyebaran corona di Tanah Air sudah tak bisa dikendalikan lagi. Untuk itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan tak bosan untuk menjalani protokol kesehatan.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia, Dr Adib Khumaidi. Menurutnya, gejala tak terkendalinya kasus penularan Covid-19 karena tingginya kasus pasien Covid setiap harinya dan peningkatan angka kematian tenaga medis dan tenaga kesehatan.

"Setiap orang harus tetap menjalankan protokol kesehatan karena situasi penularan Covid di Indonesia saat ini sudah tidak terkendali," kata Adib dalam keterangannya, Selasa (15/12).

Menurutnya meski vaksin sudah tersedia, masyarakat tetap harus semakin disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan). "Dengan mengabaikan protokol kesehatan, maka Anda tidak hanya mengorbankan keselamatan diri sendiri namun juga keluarga dan orang terdekat termasuk orang di sekitar. Pandemi ini akan berlalu dengan kerjasama seluruh pihak," tegasnya.

Berdasarkan catatan IDI per 15 Desember sudah ada 369 tenaga kesehatan yang gugur akibat terinfeksi Covid-19, mereka terdiri dari 202 dokter dan 15 dokter gigi, dan 142 perawat.

Para dokter yang wafat tersebut terdiri dari 107 dokter umum (4 guru besar), dan 92 dokter spesialis (7 guru besar), serta 2 residen, dan 1 dalam verifikasi yang keseluruhannya berasal dari 24 IDI Wilayah (provinsi) dan 92 IDI Cabang (Kota/Kabupaten). (don)

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebutkab penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah tak terkendali. Hal ini disebabkan tingginya kasus pasien positif Corona setiap harinya dan angka kematian tenaga medis.

Loading...

Related Post