Enjoy di Tahanan, Habib Rizieq Resmi Ajukan Praperadilan

Enjoy di Tahanan, Habib Rizieq Resmi Ajukan Praperadilan
Pengacara FPI Sugito Atmo Pawiro (republika.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 15 Desember 2020 14:19 WIB
terasjakarta.id


Tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dan kerumunan massa, Habib Rizieq Shihab, akhirnya mengajukan gugatan praperadilan atas penangkapan dan penahanan dirinya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro mengatakan, pihanya  mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,Selasa (15/12).

Ia menjelaskan,  praperadilan dilakukan untuk melawan penyidik kepolisian atas penetapan tersangka dan penahanan kliennya itu, atas kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau mengenai masalah praperadilan Habib Rizieq Shihab itu dari kemarin sudah selesai. Cuma mengenai pendaftaran sih karena kemarin tidak keburu insya allah hari ini," kata Sugito di Polda Metro Jaya.

Menurut Sugito, kliennya saat ini berada dalam kondisi sehat di dalam tahanan Polda Metro Jaya. "Alhamdulillah dia (Habib Rizieq) sehat dan ceria," jawab Sugito.

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab telah rampung menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan, Sabtu (12/12).

Habib Rizieq langsung ditahan pada Minggu (13/12) dinihari.

Seperti diketahui, sebelumnya Habib Rizieq dipanggil untuk menjalani pemeriksaan sebanyak dua kali namun imam besar FPI itu tidak datang dengan alasan sedang memulihkan kondisi kesehatan.

Polisi lantas menetapkan dirinya sebagai tesrangka dan mengultimatum Habib untuk bersikap kooperatif. Habib Rizieq akhirnya datanng ke Polda Metro Jaya pada Selasa (12/12) hingga petugas akhirnya menyerahkan surat penangkapan terhadap dirinya. (Donald)

 

 

Tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan dan kerumunan massa Habib Rizieq Shihab akhirnya mengajukan gugatan praperadilan atas penangkapan dan penahanan dirinya ke PN Jakarta Selatan.

Loading...

Related Post