Yang Mau Libur Akhir Tahun ke Puncak, Siap-siap Kecewa

Yang Mau Libur Akhir Tahun ke Puncak, Siap-siap Kecewa
Ssalah satu sudut di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor (Reaktor.co.id).
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 15 Desember 2020 11:04 WIB
terasjakarta.id


Warga masyarakat yang memiliki rencana libur akhir tahun atau merayakan malam pergantian Tahun Baru di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat, siap-siap harus kecewa. Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan membatasi wisatawan yang akan berlibur ke Puncak pada libur panjang Natal dan Tahun 2021.

Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agusridallah mengatakan, pembatasan aktivitas warga luar Bogor dilakukan guna menekan penyebaran Covid-19. “Sesuai dengan arahan pusat untuk libur panjang, satgas di seluruh daerah akan kita persiapkan, khususnya di kawasan wilayah pariwisata akan menjadi konsentrasi kita di libur panjang,” ujar Agus, Selasa (15/12).

Menurut Agus, langkah ini diambil  sebagai upaya antisipasi pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19. Agus menegaskan, pemerintah tak boleh lengah, agar penyebaran kasus Covid-19 dapat ditekan khususnya pada saat libur panjang di penghujung 2020.

Konsepnya, kata dia, seperti libur panjang libur nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad pada 28-30 Oktober 2020 lalu. Untuk itu, Agus meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menggelar tes cepat Covid-19 yang ketiga untuk wisatawan di kawasan Puncak.

Selain itu, Satpol PP akan melakukan pengawasan protokol kesehatan di lokasi wisata. Rencananya, kata Agus, Satpol PP membuka posko di kawasan Puncak. Pada malam Tahun Baru 2021,  jelasnya, Jalur Puncak ditutup. Hal ini dilakukan dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor. “Untuk masalah pengaturan lalu lintas kami akan berkoordiasi dengan pihak kepolisian,” pungkas Agus.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor  terus mengalami peningkatan. Hingga  Senin (14/12) kemarin, total jumlah pasien positif mencapai 4.350.  

Berdasarkan catatan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bogor kasus positif baru didominasi pasien asal Kecamatan Gunung Putri 9, Cibinong 6, Cisarua 5, Kemang 5, Citereup 4, Bojonggede 4, Cileungsi 2, Gunung Sindur 2 dan Megamendung 2.  

Sementara itu pasien positif yang masih sakit sebanyak 605 orang, pasien sembuh bertambah 53 total sebanyak 3.666, meninggal 73. Kemudian pasien suspek 321, probable 6, probable meninggal 248. (Donald)



Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan berbagai pembatasan di kawasan wisata Puncak Bogor Jawa Barat saat libur akhir tahun dan pada malam pergantian tahun baru sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Loading...

Related Post