Tekan Covid-19, Ridwan Kamil Larang Perayaan Malam Pergantian Tahun di Jawa Barat

Tekan Covid-19, Ridwan Kamil Larang Perayaan Malam  Pergantian Tahun di Jawa Barat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Pikiran-rakyat.com)
Editor : Donald Berita Anda — Senin, 14 Desember 2020 13:52 WIB
terasjakarta.id


Terkait dengan semakin dekatnya libur akhir tahun menjelang perayaan natal dan tahun baru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan kebijakan terjait Covid-19 kecenderungan masyarakat yang akan merayakan pesta pergantian tahun nanti.

Secara resmi Pemprov Jawa Barat  melarang perayaan malam pergantian tahun baru untuk mencegah penyebaran Covid-19.. "Pemprov Jabar bersama Komite Penanggulangan Covid-19

Jabar sudah memutuskan bersepakat dengan gubernur yang lain bahwa tidak mengizinkan ada perayaan tahun baru," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil a di Gedung Sate Bandung, Senin (14/12).

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil,  segala bentuk perayaan tahun baru yang mengundang kerumunan massa otomatis memiliki potensi munculnya keramaian. Hal tersebut dinilai membahayakan, mengingat kasus Covid-19 di Jabar dan Indonesia masih terus meningkat. Tak hanya melarang perayaan yang digelar secara outdoor, perayaan yang digelar di dalam ruangan juga diminta untuk tidak dilakukan,”ujarnya.

Lebih jauh Kang Emul menjelaskan, perayaan tahun baru secara teknis akan didetailkan. Intinya potensi kerumunan. “Jadi perayaan tahun baru yang ramai seperti konser dan lain-lain, kalau indoor juga mengundang keramaian dan akan kita larang. Kalau acara personal masing-masing yang bisa dikendalikan silakan," ungkapnya.

Seperti diketahui, pekan ini  sebanyak delapan daerah di Jawa Barat masuk ke dalam zona risiko tinggi Covid-19 atau zona merah. Jumlah ini meningkat dibanding pekan lalu, di mana enam daerah dinyatakan sebagai zona merah.

Kedelapan daerah tersebut adalah Kabupaten Garut, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok dan Kota Cimahi.

Sebanyak lima daerah di antaranya juga berada di zona merah pada pekan lalu. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, perubahan zona kewaspadaan yang signifikan terjadi di Kabupaten Bekasi. Pekan lalu, daerah ini masih berada di zona risiko rendah atau zona kuning. "Kabupaten Bekasi ada kenaikan signifikan dari kuning ke merah," ungkapnya Kang Emil. (ayobogor/Donald)

 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang semua bentuk acara dan penyelanggaran malam tahun baru yang memicu kerumunan massa dan berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19.

Loading...

Related Post