Gubernur Anies Harus Meminta Penangguhan Penahanan Habib Rizieq Shihab

Gubernur Anies Harus Meminta Penangguhan Penahanan Habib Rizieq Shihab
Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto
Editor : Potan Anda Menulis — Senin, 14 Desember 2020 10:03 WIB
terasjakarta.id

Gubernur DKI Jakarta harus menyampaikan permohon permintaan penangguhan penahanan atas Habib Rizieq Shihab (HRS). 

Sebagai gubernur dan juga menjabat ketua gugus tugas Covid-DKI Jakarta, Anies harus ikut bertanggungjawab atas ditahannya HRS.

Permasalahan ini terjadi akibat adanya peristiwa keramaian saat acara pernikahan anak HRS dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan, 14 November 2020. 

Karena acara tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19, maka  Gubenur Anies melalui Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin telah melakukan tindakan sanksi kepada HRS untuk membayar denda sebesar Rp 50.000.000,-

Dasar penetapan pembayaran denda sebesar lima puluh juta rupiah itu merujuk pada peraturan gubernur (Pergub) Anies Bawesdan tentang aturan Covid-19 di DKI Jakarta dan aturan lainnya.

Karena Pemprov DKI Jakarta telah melakukan penegakan aturan pelanggaran prokes kepada HRS, yaitu berupa sanksi membayar denda sebesar Rp 50 juta, maka tidaklah berlebihan bila Gubernur Anies ikut bertanggung jawab atas penahan HRS tersebut.

Cara yang dapat dilakukan Gubernur Anies Bawesdan adalah meminta Polda Metro Jaya untuk melepaskan Habib Rizieq Shihab dengan bertanggung jawab sebagai penjamin penangguhan penahanan Habib Rizieq Shihab.

Dengan tetap menjunjung tinggi prinsip negara hukum, Anies Bawesdan tak perlu ragu melakukan hal tersebut, sebab tindakan permohonan dan menjadi penjamin penangguhan penahanan kepada HRS adalah berdasar ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Harus diakui bahwa meskipun Gubernur DKI Jakarta yang meminta, namum penentu persetujuan atau penolakan permohonan penaguhan penahanan itu pertimbangan keputusan ada pada  Polda Metro Jaya. Dalam kasus penahanan HRS ini, aparat kepolisian merujuk pada ketentuan pasal pidana sesuai  ketentuan peraturan perundang-undangan.

Akan tetapi atas dasar keadilan bila hal ini dilakukan oleh Gubenur DKI Jakarta, maka setidaknya publik menilai bahwa Anies Bawesdan bertanggungjawab melindungi dan membatu warganya yang telah dikenai sanksi membayar denda sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima puluh juta rupiah).

Jakarta, 14 Desember 2020

Wassalam,

SGY



Gubernur Anies Penangguhan Penahanan Habib Rizieq Shihab

Loading...

Related Post