Kampung Baduy Cocok Bagi Anda Pecinta Wisata Budaya dan Alam

Kampung Baduy Cocok Bagi Anda Pecinta Wisata Budaya dan Alam
ist
Editor : Potan Traveling — Kamis, 10 Desember 2020 12:14 WIB
terasjakarta.id


Menjelang Liburan Natal dan Tahun Baru 2021, para pekerja biasanya banyak merencanakan liburan, baik itu di dalam kota, luar kota maupun luar negeri.

Namun, pandemi virus corona masih mewabah, dan membuat liburan tertunda. Pemerintah pun telah menetapkan aturan-aturan protokol kesehatan hingga persyaratan untuk bisa liburan. Aturan juga berlaku di beberapa daerah destinasi wisata.

Selama pandemi, Anda dapat memanfaatkan beragam promo yang banyak menjual voucher paket liburan. Jika Anda dari Jakarta dapat memanfaatkan liburan yang terdekat, tapi tetap jalankan dan patuhi protokol kesehatan Covid-19 ya!

Bagi Anda yang menyukai wisata budaya, dapat mengunjungi Kampung Baduy, Banten. Selain bisa bertemu Suku Baduy, Anda dapat merasakan alam yang asri hingga masyarakatnya teguh memegang adat istiadat.

Jika Anda ingin merasakan bagaimana hidup bersama dengan suku Baduy dapat mempertimbangkan untuk menginap beberapa malam.

Namun, jika berkunjung ke Baduy, Anda harus mematuhi adat-adat istiadat mereka, seperti tidak boleh menggunakan sabun saat mandi. Untuk itu, Anda bisa menggunakan jasa orang lain yang paham akan aturan tersebut.

Dengan total penduduk 5000-8000 orang, suku Baduy ini masih terisolasi dari dunia luar. Mereka masih memegang teguh adat istiadat dan aturan dari nenek moyang. Suku ini di bagi menjadi dua, yaitu suku Baduy dalam dan suku Baduy luar.

Secara penampilan, suku Baduy dalam memakai baju dan ikat kepala serba putih. Sedangkan suku Baduy luar memakai pakaian hitam dan ikat kepala berwarna biru. Secara budaya, suku Baduy dalam lebih teguh memegang adat istiadat suku mereka, sedangkan suku Baduy luar sudah mulai terpengaruh dengan budaya dari luar.

Persamaan dari keduanya, mereka pantang untuk menggunakan alas kaki, teknologi modern dan transportasi modern.

Luas yang mencapai kurang lebih 5000 hektar, wilayah suku baduy ini memiilki 56 kampung dan terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu Baduy dalam yang terdiri dari 3 kampung dan Baduy luar yang terdiri dari 53 kampung. Pada wilayah Baduy dalam, kalian sudah tidak lagi diperbolehkan untuk mengambil foto.

Jika Anda menjadikan Baduy sebagai tempat liburan, maka sangat dianjurkan untuk menggunakan jasa pemandu wisata. Karena pada perkampungan Baduy terdapat adat istiadat dan pantangan yang harus dipatuhi oleh semua yang berada di dalamnya termasuk pengunjung.

Perjalanan akan dimulai dengan melihat rumah-rumah dari suku Baduy bagian luar yang masih terbuat dari jerami, bila beruntung anda dapat berfoto bersama mereka. Lanjut berjalan lagi anda akan menemui jalur yang sedikit berbatu dan naik turun. Anda juga akan melewati banyak sungai kecil dan lumbung milik suku Baduy.

Rumah rumah di perkampungan Baduy masih terbuat dari bambu dan ijuk serta semuanya menghadap ke arah yang sama. Sebelum masuk ke perkampungan Baduy Dalam anda akan melewati sebuah jembatan kayu yang tidak terlalu lebar. Jembatan bambu inilah yang memisahkan antara baduy luar dan baduy dalam.

Wilayah Kampung Baduy dalam terasa lebih sepi dan banyak jalan setapak yang naik turun. Di wilayah ini kalian akan disuguhkan pemandangan indah dari perbukitan yang masih hijau terjaga. Suku Baduy memang terkenal sangat dekat dengan alam, mereka selalu menjaga alam yang mereka tempati. Tak heran kampung yang ada di sini masih terawat dan bersih.

Pada akhir perjalanan, kalian dapat menginap di salah satu rumah suku Baduy ini. Di sinilah saat yang biasanya paling ditunggu-tunggu. Tanpa listrik, tanpa gadget, dan tanpa kamar mandi tentunya menjadi tantangan seru bagi setiap wisatawan.

Kalian harus menuju ke sungai terlebih dahulu untuk mandi atau buang air. Disini anda tidak diperkenankan untuk menggunakan teknologi modern juga tidak boleh menggunakan bahan-bahan kimia untuk membersihkan diri. Anda akan benar-benar hidup menyatu dengan alam.

Wisata ke Kampung Suku Baduy ini sangat cocok untuk Anda yang menginginkan wisata alam dan budaya suku pedalaman namun mengeluarkan biaya yang murah dan jarak yang relatif dekat. (adt)



Kampung Baduy Pecinta Wisata Budaya Alam

Loading...

Related Post