Kisah Rekor Marco Simic dan Skuad Juara Persija Jakarta

Kisah Rekor Marco Simic dan Skuad Juara Persija Jakarta
Marko Simic (Persija Media)
Editor : Donald Berita Anda — Kamis, 10 Desember 2020 12:09 WIB
terasjakarta.id


Keputusan Persija Jakarta merekrut  Marko Simic pada 27 Desember 2017 dianggap sebagai sebuah keputusan yang tepat dan berilian. Maklum, striker jangkung asal Kroasia ini langsung membuktikan dirinya salah satu penyerang tajam.  Ia mempersembahkan dua gelar juara dalam semusim, Juara Piala Presdien 2018 dan Juara Liga 1 2018

Turnamen pramusim Piala Presiden 2018 menjadi debut Marko Simic di Indonesia. Pemain berusia 32 tahun itu langsung tampil moncer dengan sumbangan 11 gol.

Ketajaman Simic juga berdampak langsung pada penampilan Persija yang sukses meraih gelar Piala Presiden 2018. Simic kemudian diganjar penghargaan top scorer dan pemain terbaik.

Seperti dilansir di laman resmi Persija, ketajaman Marko Simic tak hanya bertahan sampai turnamen pramusim. Marko Simic tumbuh dan berkembang menjadi penyerang yang tajam di lini depan Persija Jakarta.

Marko Simic langsung mampu mengantarkan Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2018. Simic menyumbang 18 gol dari 30 penampilannya. Sementara pada Piala AFC 2018, Simic berhasil berikan sembilan gol dari tujuh kali penampilannya bersama Persija di kompetisi Asia tersebut.

Musim selanjutnya, Simic menunjukkan performa impresif Simic menyabet gelar top scorer dengan sumbangan 28 gol. Menariknya dalam tahun itu, penyerang Kroasia mencetak sejumlah rekor yakni satu-satunya penyerang Persija yang bisa mencetak hattrick, quattrick, dan quintrick.

Hattrick pertama Simic terjadi saat Persija mengalahkan Tira Persikabo pada putaran pertama Liga 1 2019. Bahkan, penyerang asal Kroasia tersebut berhasil melakukannya kembali saat bertemu Madura United.

Tak berhenti di situ. Simic membuat catatan yang lebih sensasional dengan mencetak empat gol dalam satu pertandingan (quattrick) ketika Persija mengalahkan Borneo FC.

Sementara saat ia menceta quintrick terjadi saat bertemu Kepri Jaya di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi, Rabu 23 Januari 2019. Simic menjadi bintang kemenangan Persija dalam laga ini, dengan catatan quintrick saat membantai Kepri Jaya 8-2.

Terlepas dari berbagai rekor yang dicetak Simic, menariknya hingga kini skuad juara 2018 masih tersisa banyak di skuad Persija saat ini. Total ada sebelas pemain yang masih bertahan.

Sebagai informasi ketika menjadi juara Liga 1 2018, formasi Persija adalah sebagai berikut; Andritany Ardhiyasa; Ismed Sofyan, Jaimerson Xavier, Maman Abdurrahman, Rezaldi Hehanussa; Sandi Sute, Rohit Chand, Renan Silva; Riko Simanjuntak, Novri Setiawan, Marko Simic.

Dari nama-nama tersebut praktis yang sudah tidak ada di skuad hanya Jaimerson dan Renan Silva. Selain sembilan tadi pemain yang masih bertahan yakni Ramdani Lestaluhu dan Shahar Ginanjar.

Seperti diketahui, sempat menanti cukup  lama usai sukses menjadi juara Liga Indonesia tahun 2001, penantian panjang the Jakmania berakhir pada 2018. Persija Jakarta akhirnya berhasil kembali menjadi juara. Trofi Liga Indonesia ke-11 ini sekaligus mempertegas predikat Macan Kemayoran sebagai klub tersukses di Tanah Air.

Kesuksesan Macan Kemayoran terjadi usai mengalahkan Mitra Kukar di laga pamungkas. Dua gol Persija dari Marko Simic hanya mampu dibalas sebijo gol dari skuad Naga Mekes. (Donald)

Striker Persija Jakarta Marko Simic menoreh sejarah cemerlang bersama Macan Kemayoran. Striker jangkung asal Kroasia muktikan dirinya salah satu penyerang tajam.

Loading...

Related Post