Ini Isi Voice Note Milik Laksar FPI Yang Beredar: Gak Ditembak Ditempat, Kayaknya di Gedung

Ini Isi Voice Note Milik Laksar FPI  Yang Beredar: Gak Ditembak Ditempat, Kayaknya di Gedung
Sekretaris Umum FPI Munarman saat memberikan penjelasan soal kasus penembakan terhadap laskar FPI (poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 8 Desember 2020 16:05 WIB
terasjakarta.id



Rekaman suara atau voice note berisi percakapan sejumlah orang terkait penembakan enam  pengawal Habib Rizieq pada  Senin (7/12) dini hari sudah beredar di tengah masyarakat.

Isi ketiga rekaman itu masing -masing berbeda Kali ini, isi rekaman itu tampak terjadi setelah polisi mengakui menembak mati keenam pengawal Habib Rizieq.

Dalam tiga rekaman suara tersebut, intinya mereka mengklaim tidak ada senjata api dalam mobil pengawal Habib Rizieq. 

Selain itu, dalam rekaman tersebut, mereka juga membicarakan klaim bahwa ada pengawal Habib Rizieq ditembak di sebuah gedung.

Sekretaris Jenderal FPI Munarman mengakui kalua ketiga rekaman itu benar berisi pernyataan pengawal Habib Rizieq yang selamat dari penembakan.

"Ya, itulah faktanya," kata Munarman terkait rekaman suara tersebut, Selasa (8/12).

 

Dia menegaskan, melalui rekaman-rekaman suara itulah, FPI memastikan barisan pengawal rombongan Habib Rizieq tidak melakukan penyerangan terhadap polisi.

 

"

Rekaman Pertama: Pentungan aja gak ada bang...

Berisi Suara seorang pengawal Habib Rizieq yang tak diikut ditembak, bahwa dalam mobil rekan-rekannya tidak terdapat senjata jenis apa pun.

"Irben kontek-kontekan langsung bang, dengan yang di mobil. Itu yang di mobil itu kan gak ada yang pegang senjata..." demikian suara dalam rekaman itu.

Orang yang terekam suaranya itu sempat berhenti berkata. Dia menangis sesenggukan.

Dia kantas melanjutkan kalimatnya, "Pentungan aja gak ada bang."
Dia lantas menjelaskan, bahwa mobil kawannya yang tewas itu sempat dipepet oleh tiga mobil.

Namun, ia kecewa, karena polisi mengklaim hal berbeda."... dan mereka dipepet tiga mobil bang. Tapi dibilangnya kita yang mepet mobil polisi, nyerang pake aspai kan."

Rekaman pertama itu terhenti oleh suara tangisan orang yang sama.

Rekaman Kedua: Ditembak di Gedung Kayaknya

Sementara pada rekaman kedua, nada dan gaya orang yang berbicara, berbeda dengan voice note pertama.

Dalam rekaman kedua ini, orang yang berbicara membicarakan klaim bahwa enam pengawal Habib Rizieq tidak ditembak di tempat, alias di Jalan Tol Jakarta - Cikampek.

Orang itu mengklaim, keenam pengawal Habib Rizieq tersebut ditembak mati di sebuah gedung.

"Gakgak ditembak di tempat. Ditembak di gedung. Kayaknya di gedung."

Dia lantas memberikan alasan yang memperkuat dugaannya tersebut.

 

Rekaman III: Mereka Mati Syahid

Dalam rekaman ketiga, orang yang berbicara berbeda dengan voice note pertama maupun kedua.

Rekaman suara kali ini, berisi doa-doa untuk keenam orang pengawal Habib Rizieq yang dinyatakan polisi tewas ditembak.

Voice Note atau rekaman suara milik laskar FPI sudah beredar di masyarakat. Sekertaris Umum FPI Munarman membenarkan isi rekaman yang membalikkan semua pernyataan yang disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran

Loading...

Related Post