Kapolri Perintahkan Anak Buanya Siaga dan Selalu Pakai Helm Serta Rompi Antipeluru Saat Bertugas, Ada Apa?

Kapolri Perintahkan Anak Buanya Siaga dan Selalu Pakai Helm  Serta  Rompi Antipeluru Saat Bertugas, Ada Apa?
Kapolri Jenderal Pol Idam Azis (Poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 8 Desember 2020 14:25 WIB
terasjakarta.id


Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah khusus kepada jajaran kepolisian. Perintah Kapolri ini tertuang dalam surat telegram bernomor 873/XII/PAM.3.3/2020 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Operasi Inspektur Jenderal Imam Sugianto

 Dalam telegram itu, Idham sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara meminta peningkatan keamanan setelah insiden penyerangan yang menewaskan enam anggota Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek itu

"Benar, telegram dari Kapolri yang ditandatangani oleh Asops Kapolri, sebagai bentuk arahan Mabes Polri ke jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menyikapi perkembangan situasi terkini," ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono

Sesuai isi dari telegram, Idham memerintahkan para anggota meningkatkan pengamanan di markas komando (mako), pos polisi, asrama, hingga Rumah Sakit Polri. Selain itu, Idham menegaskan agar menyiapkan pasukan Anti-Anarki Brimob di wilayah yang dekat dengan kantong-kantong pendukung FPI. Selain itu, annggota Polri diingatkan untuk memakai helmdan jaket antipeluru,

 "Agar tingkatkan kesiapsiagaan dan siapkan pasukan anti-anarki Brimob yang di wilayahnya terdapat kantong-kantong pendukung dan anggota FPI," sebagaimana isi dari telegram itu. Idham juga memerintahkan kepada anak buahnya mengenakan helm dan rompi anti-peluru serta bersenjata.

Mantan Kabareskrim Polri ini juga mengingatkan agar anggota yang bertugas di lapangan dapat meningkatkan kewaspadaan saat melakukan patroli maupun penjagaan di pos-pos polisi. Diketahui, insiden penyerangan dialami anggota kepolisian saat melakukan pengintaian terhadap rombongan Habib Rizieq di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12) sekitar pukul 00.30 WIB. Atas kejadian itu, enam orang laskar yang bertugas khusus mengawal Habib Rizieq meninggal dunia. Kemudian, ada empat orang lainnya melarikan diri. Dalam insiden itu, aparat kepolisian menyita barang bukti berupa samurai, celurit, hingga senjata api. (Donald)


Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan perintah khusus kepada jajaran kepolisian. Melalui surat telegram bernomor 873/XII/PAM.3.3/2020. Kapolri meminta jajaran kepolsian meningkat kewaspadaan dan mengenakan helm dan jaket antipeluru saat bertugas.

Loading...

Related Post