Polisi Klaim Punya Bukti Rekaman Saat Bentrokan dengan Laskar FPI

 Polisi Klaim Punya Bukti Rekaman Saat Bentrokan dengan Laskar FPI
Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade (Poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 8 Desember 2020 11:09 WIB
terasjakarta.id


 

Pihak kepolisian mengaku, kendaraan mereka dipepet dan diserang laskar FPI sebelum akhirnya terjadi bentrokan yang berbuntut penembakan terhadapa enam anggota laskar FPI. Rangkain peristiwa yang terjadi di kilometer 58 Tol Jakarta-Cikampek itu ada dalam bukti rekaman saat kejadian.’

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan,  dalam rekaman itu terdengar jelas peran dan rencana mereka.

“Ada dua mobil yang memepet mobil anggota kami dan kemudian melakukan penyerangan. Ada yang menggunakan senjata tajam dan ada yang menggunakan senjata api. Beberapa kali mobil kami ditabrak dan dipepet sedemikian rupa.  Kami ada bukti dan ada datanya dalam voice note rekaman,” ujarnya.

 Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, mengantongi bukti rekaman suara diduga berisi percakapan pengikut petinggi Rizieq Syihab sebelum peristiwa penyerangan terjadi di KM 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Pada rekaman itu terdengar jelas peran dan rencana mereka.

Menurut Tubagus, dari rekaman itu jelas sekali terdengar perencanaan mereka. "Itu nyata sekali bagaimana perencanaannya, bagaimana yang bersangkutan ini sudah tahu itu mobil polisi, kemudian sudah tahu bagaimana dipancing, bagaimana dipepet, itu terlihat semua di dalam situ, nyata sekali. Makanya yang terkait dengan peristiwa ini tidak sampai selesai sampai di sini, dan kita masih terus melakukan proses penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Lebih jauh Tubagus menjelaskan, saat itu kekuatan anggota Polri lebih sedikit dibanding pihak simpatisan Rizieq.

"Kekuatan kami jauh  lebih sedikit dibandingkan perkuatan dari pihak yang bersangkutan. Faktanya sudah kita sampaikan, dan juga ada bukti tentang voice note. Semuanya terdatakan atau ternyatakan dengan jelas di dalam voice note itu. Voice note itu bagaimana ceritanya sudah sangat diketahuinya oleh yang bersangkutan bahwa itu anggota kita dan kemudian tetap dilakukan upaya-upaya penyerangan oleh pihak mereka. Itu nyata dan itu tidak dikarang-karang, terlihat, terdengar di dalam voice note tersebut. Itu fakta-faktanya," katanya.

Saat kejadian, lanjut Tubagus, mobil polisi hanya satu. Jika  memang dia ingin mengadakan pengajian, kenapa  harus menyerang mobil Polri yang ada di belakangnya.

Seperti diketahui, sebelumnya diberitakan, sekitar 10 orang yang diduga pengikut Rizieq Syihab, melakukan penyerangan kepada anggota polisi, di Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sekitar pukul 00.30 WIB dini hari tadi. Ketika itu, enam orang penyidik sedang melakukan penyelidikan terkait informasi adanya pengerahan massa untuk mengawal pemeriksaan Rizieq, di Mapolda Metro Jaya.

Dalam bentrokan itu, enam anggota lascar FPI tewas ditembak sedangkan empat lainnya melarikan diri.(donald)

 

 

 

Polisi mengaku punya bukti rekaman saat terjadi bentrokan dengan laskar FPI.. Saat kejadian kekuatan polisi lebih sedikit daripada kekuatan anggota laskar FPI.

Loading...

Related Post