Sambut Libur Akhir Tahun di Tengah Pandemi, Pemkot Yogyakarta Gencar Terapkan Prokes

Sambut Libur Akhir Tahun di Tengah Pandemi, Pemkot Yogyakarta Gencar Terapkan Prokes
ilustrasi (ist)
Editor : Potan News — Senin, 7 Desember 2020 15:25 WIB
terasjakarta.id

Yogyakarta menjadi salahsatu daerah rujukan wisatawan saat liburan akhir tahun. Ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Kota Yogyakarta pun gencar menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 4 M di setiap tempat wisata yang ada di kota Yogyakarta.

Demikian ditegaskan Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi. Dikatakannya, pihaknya akan melakukan pemantauan di seluruh destinasi wisata, termasuk hotel dalam penerapan protokol kesehatan.

"Kami akan melakukan pemantauan untuk memastikan seluruh destinasi wisata dan usaha jasa pariwisata lain seperti hotel, restoran dan tempat umum menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin,” kata Heroe Poerwadi di Yogyakarta.

Menurut dia, upaya pemulihan ekonomi khususnya di sektor pariwisata yang menjadi lokomotif perekonomian Kota Yogyakarta tidak bisa dilepaskan dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Bahkan, lanjut dia, protokol kesehatan tidak cukup dilakukan hanya dengan gerakan 4M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan saja tetapi juga harus didukung dengan penerapan protokol kesehatan tambahan sesuai dengan karakter tempat wisata.

“Misalnya dengan pembahasan jumlah pengunjung dalam waktu yang bersamaan supaya tidak muncul kerumunan, pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung dan mengurangi sentuhan barang-barang," ujarnya.

Di kawasan Malioboro, lanjut dia, juga sudah disiapkan QR Code di tiap zona yang wajib dipindai oleh wisatawan saat berkunjung sehingga petugas bisa memantau jumlah pengunjung.

Heroe yang juga Wakil Wali Kota Yogyakarta itu mengatakan akan melakukan operasi gabungan di tempat wisata, tempat umum, dan tempat usaha untuk memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan disiplin.

“Saya yakin, wisatawan akan berkunjung ke tempat yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat karena merasa aman dan lebih terlindungi. Makanya, kampanye penerapan protokol kesehatan 4M ini harus terus digencarkan,” tutur Heroe.

Ia pun berharap pengunjung atau wisatawan juga memastikan bahwa mereka sehat dibuktikan dengan hasil tes cepat nonreaktif atau uji usap negatif.

“Jika wisatawan dan masyarakat Yogyakarta sama-sama menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin, maka potensi kenaikan kasus usai libur panjang bisa ditekan. Tidak lagi terjadi kenaikan kasus seperti yang terjadi pada September dan November usai libur panjang,” terangnya.(adt)

Libur Akhir Tahun Pandemi Pemkot Yogyakarta Gencar Terapkan Prokes

Loading...

Related Post