Ketua MUI Muhyiddin Junaidi: Kami Setuju Penerapan Hukuman Mati Koruptor Dana Bansos

Ketua MUI Muhyiddin Junaidi: Kami Setuju Penerapan Hukuman Mati Koruptor Dana Bansos
Ketua MUI Muhyiddin Junaidi (poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Minggu, 6 Desember 2020 17:39 WIB
terasjakarta.id


Wacana penerapan hukuman mati bagi koruptor mengemuka pascatertangkapnya dua menteri hanya dalam rentan waktu dua pekan terakhir.  Tak urung wacana inipun langsung mendapatkan tanggapan dari berbagai pihak.

Salah satunya wacana yang dilontarkan oleh  Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI  mendukung wacana penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi bantuan sosial (bansos).

"Perbuatan itu sangat keterlaluan, sangat tercela merupakan kejahatan kemanusiaan," terang Ketua MUI Muhyiddin Junaidi di Jakarta, Minggu (6/12).

Pernyataan  Muhyiddin ini menanggapi dugaan korupsi bansos untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 yang dilakukan pejabat Kementerian Sosial (Kemensos), di antaranya Menteri Sosial Juliari P Batubara.

Menurut Muhyiddin, wacana hukuman mati merupakan usulan simpati dan harus didukung. Pasalnya,  pelanggaran yang dilakukan pejabat Kemensos itu sudah keterlaluan.

"Di tengah pandemi sekarang ini banyak orang yang menderita karena terdampak Covid-19, tapi bantuan tersebut malah dikorupsi. Ini terlalu," kata Muhyiddin.

Lebih jauh Muhyiddin mengatakan, hukum mati  sudah sesuai dengan undang-undang di Indonesia dan biasanya diberlakukan dalam kasus  narkoba dan kejahatan berat lainnya yang berdampak hilangnya nyawa manusia.

Seperti diketahui, KPK baru saja menetapkan Mensos Juliari Batubara  sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial penanganan pandemi Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek pada 2020. 

Penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut atas operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada Jumat (5/12) dini hari.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan jangan coba-coba korupsi dana Bansos di masa pandemi Covid-19,  KPK pasti akan tuntut mati. (Disadur dari Poskota.co.id/Donald)

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung adanya wasana hukuman mati terhadap koruptor apalagi yang ada kaitannya dengan kejahatan kemanusiaan.

Loading...

Related Post