Ketua KPK Firli Bahuri: Kami Sudah Petakan Potensi Penyelewengan Dana Bansos Corona Sejak Awal

Ketua KPK Firli Bahuri:  Kami Sudah Petakan Potensi Penyelewengan Dana Bansos Corona Sejak Awal
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri
Editor : Donald Berita Anda — Minggu, 6 Desember 2020 04:44 WIB
terasjakarta.id


 

Pengungkapan kasus suap dana bantuan sosial untuk pandemi virus Corona (Covid-19) yang melibatkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara bukan terjadi secara tiba-tiba. Komisi Pemberantasan ternyata  korupsi sudah memprediksi kasus ini sejak awal.

Hal ini disampaikan Ketua KPK Firli Bahuri saat acara konferensi pers kasus ini di kantor KPK, Minggu (6/12) dinihari.

Menurut Firli, pihaknya sudah membidik adanya potensi penyelewengan dana bantuan sosial untuk pandemi virus Corona (Covid-19) sejak awal. Bahkan, kata Firli, lembaganya telah memetakan daerah yang menjadi titik rawan korupsi.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini mengatakan, saat  pandemi Covid-19  melanda seluruh dunia dan melanda Indonesia,  tentu pemerintah sangat concern untuk penyelamatan manusia.

Makanya, kata dia,  berbagai program dalam rangka penyelamatan tersebut digelontorkan oleh pemerintah. KPK sejak awal sudah menyampaikan daerah atau titik rawan akan terjadi korupsi, salah satunya adalah terkait pelaksanaan perlindung sosial dalam hal ini adalah pemberian bantuan sosial. “Karenanya KPK sudah mendeteksi dari awal," ujar Firli.

Apa yang diprediksi KPK  menjadi kenyataan, terbukti kasus ini terjadi di kemeterian sosial.

"Dan betul adanya hari ini kita bisa ungkap bahwa terjadi tindak pidana korupsi di dalam hal pengadaan barang dan jasa terkat bantuan sosial. Di mana ada dugaan penyelenggara negara telah menerima hadiah yang dari pekerjaan bantuan sosial tersebut," tutur dia.

Firli mengatakan KPK telah menyita sejumlah uang dari kasus korupsi tersebut. Penyitaan itu, sebut Firli adalah bentuk kerja keras dari deputi penindakan.

"Kalau tadi ada yang bertanya dari mana saja uang itu disita, tentu ini adalah kerja keras dari pada rekan-rekan yang di lapangan di bawah kedeputian penindakan," jelasnya.

 

 

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pihaknya sudah membidik adanya potensi penyelewengan dana bantuan sosial untuk pandemi virus Corona (Covid-19) sejak awal. Bahkan KPK telah memetakan daerah yang menjadi titik rawan korupsi.

Loading...

Related Post