Pemprov DKI: Penanganan Banjir Dapat Diatas Secara Bersama

Pemprov DKI: Penanganan Banjir Dapat Diatas Secara Bersama
Ilustrasi banjir (ist)
Editor : Potan Balaikota — Jumat, 4 Desember 2020 13:01 WIB
terasjakarta.id


Pemprov DKI berharap semua pihak harus berperan aktif dalam penanganan banjir di Jakarta. Alasannya banjir bisa diatasi dengan mengikuti aturan yang berkaitan dengan penanganan banjir.

Penjabat Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati mengatakan, seluruh lapisan masyarakat, termasuk pengusaha memiliki andil dalam mengatasi banjir. Menurutnya, pengusaha wajib membangun sumur resapan atau drainase vertikal jika ingin memperoleh izin.

"Dunia usaha sebenarnya punya kewajiban. Dalam setiap izin dia juga harus menyiapkan sumur resapan dan lain-lain," kata Sri dalam acara dialog TvOne, Kamis (3/12/2020) malam.

Sri menyebut, pemerintah DKI akan mengawasi pembangunan sumur resapan oleh pelaku usaha. Hukum juga bakal ditegakkan jika pengusaha tidak menjalankan kewajibannya.

Sumur resapan merupakan salah satu program DKI guna mencegah banjir. Konsepnya, air akan tertampung dalam sumur resapan yang telah dibenamkan di tanah. Dengan begitu, air diharapkan cepat surut.

"Air datang bisa turun (ke tanah). Jadi tidak ke jalan," ungkapnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan 2 juta sumur resapan hingga 2022. Target ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI. Namun, Dinas Sumber Daya Air baru menyelesaikan 4 ribu sumur resapan hingga September 2020.



Pemprov DKI Penanganan Banjir Secara Bersama

Loading...

Related Post