Arief Puyono Tagih Janji Prabowo Mau Penjarakan Sendiri Kadermya yang Terlibat Korupsi

 Arief Puyono Tagih Janji Prabowo Mau Penjarakan Sendiri  Kadermya yang Terlibat Korupsi
Arief Puyono (pikiranrakyat.com)
Editor : Donald Berita Anda — Kamis, 3 Desember 2020 12:31 WIB
terasjakarta.id


Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Arief Puyono, tampaknya sudah bulat  berseberangan haluan politik dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhan).

Setelah meminta Habib Rizieq Shihab memberikan kuliah tentang akhlak kepada Prabowo, Arief kini mengomentari komitmen Prabowo saat menjadi capres tahun lalu. Kala itu, kata dia, Prabowo berucap dalam setiap janji kampanyenya  bahwa  dia akan memenjarakan sendiri kadernya yang korupsi.

Menurut Arief, pernyataan itu hanyalah bualan saja. Sebab tak mungkin dalam tata kelola pemeritahan, seorang presiden atau ketua umum partai politik memenjarakan langsung kader atau rakyatnya. Yang jelas, cuma kejaksaan atau KPK yang bisa memenjarakan seorang.

Hanya saja, kata dia, Prabowi harus bertanggung jawab atas ucapannya itu setelah salah seorang kadernya, Edhy Prabowo, ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Prabowo mesti tanggung jawab, kan dia mentor politik Edhy Prabowo dan mentor dalam hal semuanya. Istikomah dong sama omongannya,” ujarnya.

Menurut Arief, sejatinya Prabowo itu tidak memahami tata kelola pemerintahan. Sebab yang memenjarakan pelaku korupsi itu KPK atau kejaksaan. Ketua Umum partai mana bisa memenjarakan orang, meski kadernya sekalipun.

“Itu kalau ngerti tata kelola pemerintahan, masa dia sendiri kalau mau bawa sendiri ke penjara itu mah ngomong bohong ngomong semprul, makanya nggak bener,” tuturnya.

Ia menegaskan, fakta bahwa Prabowo tak punya akhlak kian kuat. Pasalnya, ada indikasi Prabowo masih menginginkan kadernya menggantikan posisi Edhy di Menteri Kelautan dan Perikanan,

“Kalau sekarang Prabowo masih ajukan kadernya untuk ganti Edhy, itu namanya nggak punya akhlak. Bener kata Pak Habib Rizieq harus direvolusi akhlaknya ini,” jelas Arief yang mengaku masih pendukung Prabowo.

Menurut Arief, gagasan Revolusi Akhlak yang diserukan Habib Rizieq adalah sebuah ide yang bagus. Paling tidak gagasan ini menjadi pengingat bagi pejabat agar jangan mengkhianati bangsa dan negara dengan perilaku koruptif.  Sumber: www.hops.id/donald

 

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat kembali menyerang mantan bosnya di Partai Gerindra Prabowo Subanto. Setelah menuding Prabowo tak punya akhlalk kini dia menagih janji Prabowo yang ingin memenjarakan kadernya sendiri.

Loading...

Related Post