Dulu Menyanjung Prabowo, Kini Arief Puyono Habis-habisan Menyerang Balik Prabowo. Ada Apa?

 Dulu Menyanjung Prabowo, Kini Arief Puyono Habis-habisan Menyerang Balik Prabowo. Ada Apa?
Edhy Prabowo (kiri), Arief Puyono (tengah), Prabowo Subianto (kanan) (Wartakota/Tribunnews)
Editor : Donald Berita Anda — Kamis, 3 Desember 2020 12:01 WIB
terasjakarta.id


Masih ingat dengan Arief  Puyono, pendukung setia Prabowo Subianto di pemilihan Presiden (Pilpres) lalu?  

Arief adalah adalah mantan salah satu petinggi Partai Gerindra ketika itu dengan jabatan tertinggi sebagai Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.

Arief juga dikenal sebagai sosok yang sangat vokal dalam membela Prabowo di masa kampanye. Tapi faktanya kini berbanding terbalik 100 persen.

Ia justru mulai menyerang balik Prabowo Subianto yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan)  Kabinet Presiden Joko Widodo yang tak lain  lawannya dalam Pilpres  lalu.

Arief   dengan lantang meminta Prabowo untung mundur dari jabatan Menhan dan meminta Habib Rizieq Shihab untuk memberikan kuliah tentang akhlak kepada Prabowo

Menurut Arief, Prabowo memang ttak punya akhlak  karena tak tahu malu masih saja berada di Kabinet Jokowi padahal anak buahnya, Edhy Prabowo terlibat dalam kasus  suap ekspor benih lobster yang kini dotangani Komisi Pemberantasan Korupsi.

Makanya, kata Areif, gagsan Revolusi Akhlak””  yang belakangan ini menjadi perhatian nasional setelah diserukan oleh Habib Rizieq Shihab sebaiknya  diajarkan kepada Prabowo. Ia pun meminta Habib Rizieq untuk mengajarkan tentang akhlak kepada Prabowo.

Bukan cuma ke Prabowo saja, Arief  juga meminta Revolusi Akhlak juga diajarkan ke semua pengurus Gerindra supaya tak terpeleset seperti Edhy Prabowo.

“Habib Rizieq ini harus mengajarkan Revolusi Akhlak kepada Gerindra dan Prabowo, agar tahu malu untuk mundur dari pemerintahan Jokowi. Apa masih punya Akhlak kalau nggak mundur, sudah dikasih pemerintahan dan kekuasaaan pak Jokowi lho,” ujar Arief Poyuono.

Menurut Arief,  gagasan Revolusi Akhlak saat ini cocoknya diberikan ke Prabowo jangan ke Jokowi dulu. Alasannya, Jokowi terbukti berakhlak karena  mantan Wali Kota Solo itu mau memanusiakan Prabowo,. Di Pilpres menjadi lawannya dan kemudian diajak masuk dalam kabinet. Sumber: www.hops.id/donald

 

 

 

“Kalau sekarang (Prabowo) masih ajukan kadernya untuk ganti Edhy, itu namanya nggak punya akhlak. Bener kata pak Habib Rizieq harus direvolusi akhlaknya ini,” jelas Arief yang mengaku masih pendukung Prabowo.

Menurut Arief, gagasan Revolusi Akhlak yang diserukan Habib Rizieq adalah sebuah ide yang bagus. Paling tidak gagasan ini menjadi pengingat bagi pejabat agar jangan mengkhianati bangsa dan negara dengan perilaku koruptif.

“Revolusi Akhlak bagus untuk merevolusi akhlak, kalau tak ada akhlak bagus, kita akan jadi bangsat, bangsa yang tersesat. Supaya tak tersesat punya mental tak korup bagi pejabat, mental melayani perlu akhlak yang baik,” katanya. Sumber: www.hops.id/donald

\

Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Puyono meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mundur dari jabatannya setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap Komisi Pemberabtasan Korupsi.

Loading...

Related Post