Ridwan Kamil Minta Wisatawan Menahan Diri Untuk Tidak Ke Bandung Raya

 Ridwan Kamil Minta Wisatawan Menahan Diri Untuk Tidak Ke Bandung Raya
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Poskota.co.id)
Editor : Donald Berita Anda — Rabu, 2 Desember 2020 22:49 WIB
terasjakarta.id


Kota Bandung dan wilayah Bandung Raya kembali memasuki zona merah Covid-19. Berdasarkan data,  dari periode 23 hingga 29 November 2020, enam daerah di Jabar berstatus zona merah, yakni Kabupaten Indramayu, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Banjar. Kemudian, 19 daerah di Jabar berstatus zona oranye. Hanya Kabupaten Cianjur dan Pangandaran yang berstatus zona kuning.

Hal inilah yang mendasari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat atau wisatawan untuk tidak jalan-jakan ke wilayah Bandung Raya.

"Sudah saya umumkan kemarin, pertama kalinya Kota Bandung jadi zona merah sehingga saya mengimbau pekan ini para wisatawan menahan diri dulu untuk tidak ke Bandung Raya karena zonanya lagi merah, sedang proses pengendalian lebih baik lagi,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil di Rabu (2/12).

Menurut Kang Emil,  usai libur panjang pada akhir Oktober 2020, terjadi peningkatan kasus Covid-19. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat Jabar untuk menahan diri dan menghindari kerumunan.

“Cerita dari libur panjang itu menunjukkan ada peningkatan (kasus Covid-19). Oleh karena itu, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira kita menahan diri dulu, tidak berpergian terlalu jauh, kemudian tidak berkerumun,” ucapnya.

Kang Emil pun melaporkan, tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit rujukan di kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya (Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang) sudah lebih dari ambang batas standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 60 persen.

“Keterisian di Depok ada rata-rata di 80 persen. Ini juga mewakili rata-rata se-Jawa Barat khususnya yang Bodebek dan Bandung Raya. Tapi, kalau di luar itu (Bodebek dan Bandung Raya) relatif masih di bawah 60 persen. Di Bodebek dan Bandung Raya sudah terjadi peningkatan,” katanya.

Selain itu, menurut Kang Emil, tidak ada daerah di kawasan Bodebek yang berstatus zona merah untuk kali pertama. “Bodebek, pekan ini, pertama kalinya semuanya tidak ada zona merah. Biasanya bergantian, Depok enggak (zona merah), lalu Bekasi, tetapi sekarang semuanya tidak,” ucapnya.

Kang Emil juga melaporkan berdasarkan data per 29 November 2020, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jabar mencapai 85,65 persen. Angka tersebut melebihi rata-rata tingkat kesembuhan nasional, yakni 83,40 persen. Kemudian, tingkat kematian pasien Covid-19 pun terus menurun.

“Tingkat kesembuhan di Jawa Barat di atas nasional, yakni 85 persen. Itu salah satu yang tertinggi. Kemudian tingkat kematian kita konsisten paling rendah, provinsi lain ribuan, tapi kita hanya 900 dari 51 ribu total kasus, atau sekitar 1,7 persen," pungkasnya. (disadur dari Republika.co.id/Donald)

 

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau masyarakat atau wisatawan untuk tidak berpergian jauh. Selain itu ia mengingatkan wisatawan tidak berkunjung ke daerah yang berstatus zona merah atau risiko tinggi Covid-19.

Loading...

Related Post