Rizieq Ingin Istirahat dan Tak Penuhi Panggilan, Polisi Langsung Siap Panggilan Kedua

Rizieq Ingin Istirahat dan Tak Penuhi Panggilan, Polisi Langsung Siap Panggilan Kedua
Habib Rizieq Shihab
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 1 Desember 2020 19:19 WIB
terasjakarta.id

Pimpinan Front Pemela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab  akhirnya dipastikan tak bisa memenuhi panggilan Penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12). Berasarkan surat panggilan terhadap Rizieq,  seharusnya dia  menjalani pemeriksaan mulai pukul Selasa 10.00 WIB.

Kepastian tentang ketidakhadiran Rizieq disampaikan pengacara FPI, Aziz Yanuar. Ia mengatakan, Habib Rizieq Shihab akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya jika kondisi kesehatannya sudah pulih.

Hari ini, Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan.Insya Allah," kata Aziz di Polda Metro Jaya.

Rizieq rencananya akan dimintai keterangan menyangkut penyelenggaraan acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat, yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Aziz Yanuar menjelaskan, kliennya belum bisa datang ke Polda Metro Jaya karena masih dalam masa pemulihan kesehatan setelah beberapa hari lalu dirawat di Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor.

"Beliau tidak mangkir, beliau hadir diwakili oleh kita tim kuasa hukum menyampaikan alasannya tidak dapat memenuhi panggilan untuk pemeriksaan dimaksud dengan alasan sedang masih beristirahat," kata Aziz.

Ketika bertemu penyidik tadi, Aziz dimintai surat keterangan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Habib Rizieq, tetapi tidak dibawa.

"Pihak penyidik sangat mengerti dari sisi kemanusiaan dan menghargai kesehatan dan privasi habib Rizieq dalam memulihkan kesehatannya dalam beristirahat," katanya.

"Artinya beliau sehat akan tetapi sedang masa istirahat."

Jurubicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan, jika hingga Selasa malam Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan, polisi akan mengirimkan surat panggilan yang kedua.

“Kami akan siapkan  kedua terhadap MRS (Rizieq) dan MHA (Hanif)," kata Yusril.

 

Yakin Tak Jadi Tersangka
Lebih jauh pengacara Habib Rizieq Aziz Yanuar mengatakan,  beberapa pasal yang bakal digunakan penyidik tidak dapat menjerat Rizieq sebagai tersangka.

Pasal pertama yang dikritisi oleh Aziz, yakni Pasal 160 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Menurut Aziz, berdasar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) penerapan Pasal 160 KUHP sejatinya tidak dapat dijerat terhadap tersangka tanpa adanya tindak pidana lain.

"Pasal 160 itu terkait putusan MK tidak bisa berdiri sendiri dan harus bersandar dengan tindak pidana lainnya," kata Aziz di Polda Metro Jaya.

Aziz berpendapat penerapan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan yang juga digunakan penyidik untuk menjerat calon tersangka dalam kasus hajatan Rizieq juga tidak tepat.

Dimana, kata dia, dalam pasal tersebut terdapat frasa 'menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat' yang dinilainya tidak memenuhi unsur dalam kasus dugaan pelangggar protokol kesehatan dalam acara pernikahan putri Rizieq.

"Nah di situ, dari sisi hukum tidak pernah ada kondisi Kedaruratan Masyarakat atas kerumunan yang terjadi di Tebet dan Petamburan," ujarnya. (Donald)

Pimpinan Front Pemela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akhirnya dipastikan tak bisa memenuhi panggilan Penyidik Polda Metro Jaya Selasa (1/12). Berasarkan surat panggilan Rizieq seharusnya menjalani pemeriksaan mulai pukul 10.00 WIB.

Loading...

Related Post