Polisi Akan Periksa Panitia Haul Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

Polisi Akan Periksa Panitia Haul Syekh Abdul Qadir Al Jaelani
ist
Editor : Potan News — Selasa, 1 Desember 2020 17:53 WIB
terasjakarta.id

Kepolisian Polresta Tangerang memutuskan untuk memanggil sejumlah panitia acara Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok, Kabupaten Tangerang pada Minggu (29/11/2020).

Ada empat orang dari panitia pelaksana (panpel) yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi menyatakan pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan kepada panpel.

Dia menyebut mereka dipanggil sebagai saksi guna dimintai keterangannya terkait kejadian kerumunan jemaah di kawasan Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok.

"Undangan sudah dikirimkan kemarin. Masing-masing dari mereka juga ada sebagian yang sudah dipanggil hari ini dan juga ada besok," kata Ade.

Sementara itu terkait kerumunan di Ponpes Al-Istiqlaliyah Cilongok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, mengklaim telah melakukan berbagai upaya mencegahan.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan, sempat memanggil panitia dan menggelar rapat membahas pelaksanaan haul.

"Memang acara ini rutin mengundang kepala daerah, baik bupati dan gubernur. Tahun lalu saya menghadiri itu. Ketika mendapat undangan, kami memanggil panitia untuk menerapkan protokol kesehatan," ujar Zaki, Selasa (1/12/2020).

Zaki menuturkan pemanggilan panitia haul dilakukan pada 17 November 2020, dengan maksud meminta agar acara menerapkan protokol kesehatan, lantaran Kabupaten Tangerang, masih dalam zona oranye covid-19.

"Kami katakan kabupaten Tangerang masih zona oranye dan masih PSBB sesuai dengan keputusan Gubernur Banten, acara tersebut saya minta ditunda," terangnya.

Zaki mengungkapkan memberikan dua pilihan kepada panitia, menunda atau membatasi peserta yang hadir. Namun panitia memiliki argumentasi lain dan haul tetap dilaksanakan.

"Saya sampaikan dua opsi tersebut dan itu disetujui dalam rapat," jelasnya.

Kemudian, ujar Zaki, pada 19 November 2020, pihaknya bersama polisi dan TNI menyampaikan opsi tersebut ke panitia acara.

"Saya berusaha membujuk menangguhkan atau menunda. Kemudian mendapat info bahwa pelaksanaan haul dibatasi hanya untuk santri dan keluarga besar Cilongok. Kami juga sudah berusaha melakukan antisipasi. Ini karena antusias masyarakat yang luar biasa," klaim dia.(adt)

Polisi Periksa Panitia Syekh Abdul Qadir Al Jaelani

Loading...

Related Post