Tim Pengacara Akan Temui Penyidik Polda Metro Jaya, Apakah Habib Rizieq Ikut?

Tim Pengacara Akan Temui Penyidik Polda Metro Jaya, Apakah Habib Rizieq Ikut?
Habib Rizieq Shihab
Editor : Donald Berita Anda — Selasa, 1 Desember 2020 15:35 WIB
terasjakarta.id


Pentolan Fron Pembela islam (FPI) Habib Rizieq Shihab belum juga memberikan sinyal akan hadir di Polda Metro Jaya  guna menjalani pemeriksaan, hingga  Selasa (1/12 sore).

Tim Pengacara tidak memastikan apakah Habin Rizieq akan ikut dalam rombongan yang akan menemui penyidik.

Pentolan Fron Pembela islam (FPI) Habib Rizieq Shihab belum juga memberikan sinyal akan hadir di Polda Metro Jaya  guna menjalani pemeriksaan, hingga  Selasa (1/12 sore).

Sejumlah wartawan yang menghubingi  Timm Pengacara  Rizieq mendapat jawaban kalau kliennya belum dipastikan akan memenuhi panggilan polisi.

Sebagai gantinya Tim pengacara yang  akan menemui penyidik di Polda Metro Jaya.

Namun, Ichwan tak menjelaskan maksud kedatangan

"Ya dari tim pengacara akan hadir ketemu dengan pihak kepolisian. Itu saja yang bisa disampaikan," ujar salah satu pengacara FPI Ichwan Tuankotta saat dihubungi wartawan, Selasa (1/12)

Menurut Ichwan, Tim pengacara  ke Polda Metro Jaya. Ia hanya mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan lebih lanjut di Polda Metro.

Seperti diketahui, pemeriksaan terhadap Imam Besar FPI tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB, di ruang penyidik Kanit V Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Namun, hingga menjelang sore   Rizieq Shihab belum tampak datang dan masuk ke Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Kita harapkan hari ini ketiga saksi bisa hadir untuk dimintai keterangannya sebagai saksi, Selasa hari ini, Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Tusri Yunus.

Yusri berharap akan   ada penjelasan penyebab ketidakhadiran Rizieq

Seperti diketahui,  Rizieq Shihab dipanggil penyidik Polda Metro Jaya sesuai surat panggilan bernomor: S/Pgl/8767/XI/2020 Ditreskrimum.

Surat panggilan disampaikan langsung oleh penyidik ke rumah Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (29/11).

Dalam surat itu, Rizieq Shihab akan diperiksa sebagai saksi berkaitan dengan dugaan peristiwa tindak pidana di muka umum, dengan lisan atau tulisan, karena menghasut untuk melawan kekuasaan umum dengan kekerasan, sesuai Pasal 160 KUHP.

Rizieq Shihab diduga menghasut agar tidak menuruti peraturan undang-undang, serta tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan.

Adapun tanggal pelanggaran kekarantinaan terjadi pada 13-14 November di Tebet Jakarta Selatan dan Petamburan, Jakarta Pusat.

Meski Rizieq belum terlihat tanda tanda akan datang, Polda Metro Jaya sudah menyiapkan  keamanan secara ketat.

Sejumlah personel TNI dan Polri terlihat berjaga-jaga di lokasi.

 Ratusan anggota TNI-Polri yang berjaga itu tidak hanya berada didalam Marko Polda Metro Jaya, tapi juga disebar di sejumlah titik sekitarnya.

Mulai di pintu masuk hingga di gerbang depan Mapolda Metro Jaya di Jalan Jenderal Sudirman.

Tampak pula sejumlah kendaraan taktis diparkir di sekitar Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Mulai dari Barakuda, water cannon, dan puluhan motor trail, kendaraan pasukan bermotor.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, disiagakannya personel dan kendaraan taktis mengantisipasi kemungkinan adanya massa simpatisan dan pendukung Rizieq Shihab yang ikut datang.

"Kami sudah antisipasi pengamanan jika massa simpatisan HRS datang. Jika terjadi kerumunan akan kami lakukan tindakan tegas, yakni dibubarkan paksa," kata Yusri.

Habib Rizieq Shihab akan diperiksa sebagai saksi bersama menantunya, Muhammad Hanif Alatas dan bagian Biro Hukum Front Pembela Islam (FPI), AY. (donald)

 

Pentolan Front Pembela islam (FPI) Habib Rizieq Shihab belum juga memberikan sinyal akan hadir di Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan hingga Selasa (1/12 sore).

Loading...

Related Post