Apakah Minum Kopi Baik Dilakukan Setiap Pagi? ini Jawabannya

Apakah Minum Kopi Baik Dilakukan Setiap Pagi? ini Jawabannya
ist
Editor : Potan Jakarta Food — Senin, 30 November 2020 11:37 WIB
terasjakarta.id

Kata-kata kopi di pagi hari bisa menjadi pelecut semangat sebelum menjalani aktivitas. Hal tersebut tentunya makin afdal sambil meminum kopi terlebih dahulu.

Bagi para penikmatnya, kopi memiliki arti yang cukup mendalam. Kopi tak hanya sekadar minuman saja, tetapi juga mengandung filosofi, terutama tentang kehidupan.

Dengan meminum kopi terlebih dahulu, mungkin bisa menenangkan pikiran sebelum memulai aktivitas pada hari itu. Tak hanya itu, banyak yang menyebut kopi bisa mendatangkan inspirasi.

Namun, apakah minum kopi di pagi hari sesaat setelah bangun tidur merupakan pilihan yang tepat?

Kandungan kafein dalam kopi dapat membuat seseorang lebih waspada di pagi hari. Selain itu, kafein dalam kopi juga dipercaya dapat meningkatkan suasana hati dan fungsi otak. Itu-lah alasan mengapa banyak orang gemar menjadikan kopi sebagai rutinitas pagi.

Namun, pada sisi lain, meminum kopi sesaat setelah bangun tidur bukan-lah pilihan yang tepat. Mengutip The Independent, kebiasaan tersebut cenderung tak bisa mendapatkan efek positif dari kopi itu sendiri.

Tubuh menghasilkan hormon kortisol atau yang dikenal juga dengan istilah hormon stres. Namun, hormon yang sama juga menjadi komponen kunci dalam siklus hormon alami sepanjang hari, atau yang dikenal sebagai jam sirkadian. Jam sirkadian membuat Anda terjaga dan berenergi di pagi hari, serta membuat Anda tenang di malam hari.

ASAP Science mengatakan, ada waktu yang kurang ideal untuk meminum secangkir kopi. Waktu itu adalah pertama kali di pagi hari sesaat setelah bangun tidur. Di pagi hari, tubuh memproduksi hormon kortisol yang mempunyai peran penting dalam mengatur siklus alami tubuh.

Ada dua masalah mendasar yang membuat konsumsi kafein jadi pilihan yang kurang tepat saat produksi kortisol tinggi di pagi hari. Pertama, kafein cenderung mengganggu produksi kortisol. Hal itu membuat tubuh memproduksi lebih sedikit hormon kortisol dan lebih bergantung pada kafein untuk terjaga dan berenergi di pagi hari.

Kedua, meminum kopi saat kadar kortisol tinggi juga berisiko mengembangkan toleransi jangka panjang terhadap kafein. Itu-lah mengapa banyak para peminum kopi kelas berat yang semakin tak bisa merasakan efek kafein, seperti terjaga di pagi hari salah satunya.

Dalam kondisi di atas, kafein jadi berubah fungsi dari yang sebelumnya sebagai pelengkap dari hormon kortisol yang membangun kewaspadaan di pagi hari, menjadi pengganti hormon kortisol itu sendiri.

Perlu diketahui, kadar kortisol meningkat tiga kali dalam sehari. Di antaranya pagi hari, tengah hari, dan malam hari.

Dengan demikian, Anda disarankan untuk meminum kopi sekitar pukul 10 pagi hingga 2 siang atau sekitar pukul 2 siang hingga 5 sore demi mendapatkan hasil maksimal dari kafein. Di antara waktu-waktu tersebut-lah, kopi sebenarnya paling dibutuhkan. Pada waktu ini, kopi juga tak akan mengganggu proses esensial tubuh.

Selain itu, penelitian juga telah menunjukkan bahwa saat seseorang mengalami toleransi terhadap kafein, mereka mengalami penurunan jumlah hormon kortisol yang diproduksi tubuh sepanjang hari. (Adt)

Minum Kopi Setiap Pagi

Loading...

Related Post