20 Taman Maju Bersama Bisa Kurangi Resiko Banjir

20 Taman Maju Bersama Bisa Kurangi Resiko Banjir
Taman Bintaro (ist)
Editor : Potan Balaikota — Rabu, 25 November 2020 16:18 WIB
terasjakarta.id


Pemprov DKI Jakarta telah membangun 20 Taman Maju Bersama sejak 2019 sampai 2020. Taman tersebut dirancang untuk mengurangi risiko banjir.
Dinas Perhutanan dan Pemakaman DKI Jakarta melalui akun Instagram @temantaman.jkt, Dinas Kehutanan dan Pemakaman menunjukkan grafis mengenai taman sebagai ruang pengendali banjir.

Dalam grafis dijelaskan, keberadaan 20 taman tersebut mengurangi risiko banjir di pemukiman padat dengan menampung kurang lebih 75.000 meter kubik air hujan atau setara dengan 30 kolam renang standar olimpiade.

Pada slide kedua, dijelaskan ilustrasi penampungan air hujan di Taman Maju Bersama Papyrus. Pada musim kemarau, area cekungan pada taman menjadi ruang publik tambahan.

Pada musim hujan, area cekungan akan terisin air hujan dan menjadi kolam. Kemudian pada saat hujan ekstrem, seluruh area cekungan pada taman akan terisi penuh air hujan.

Adapun persebaran 20 taman maju bersama itu di antaranya, di Kampung Baru, Jakarta Barat; Taman Warung Sila, Taman Alang-Alang, Taman Papyrus, Taman Panjang, dan Taman Betawi Bgumpul di Jakarta Selatan; di Jakarta Utara ada Taman Rorotan Nusa; Taman Sungai Kendal; Taman Sarang Bangau; Taman Ketapang, dan Taman Bintaro. Sementara di Jakarta Timur ada Taman Kamboja, Taman Ceria Ciracas; Taman Pulo Lestari, Taman Kampung Jalur, Taman Setapak, Taman Pojok Ceria, Taman Kadis, Taman Pinang, dan Taman PPA1.

Taman Maju Bersama Kurangi Resiko Banjir

Loading...

Related Post