PAM JAYA Sulap Air Sungai Mookervart Jadi Air Minum Rusun Daan Mogot

PAM JAYA Sulap Air Sungai Mookervart Jadi Air Minum Rusun Daan Mogot
ist
Editor : Potan News — Senin, 16 November 2020 16:40 WIB
terasjakarta.id

 
PAM JAYA membangun teknologi canggih untuk mengolah air sungai Mookervart menjadi air minum untuk warga Rusun Daan Mogot. Seperti apa kecanggihan teknologi tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini ya.
 
Instalasi Pengeloaan Air (IPA) Mookervart yang canggih tersebut akan dibangun di area Rusun Daan Mogot Jakarta Barat dengan kapasitas produksi sebanyak 10 lps yang akan menambah jumlah pelanggan sekitar 9.700 pelanggan. IPA Mookervart ditargetkan akan selesai pada bulan Februari 2021 dan akan beroperasi setiap hari selama 24 jam dengan kualitas air olahannya sesuai standar air minum pada Permenkes 492 tahun 2010.
 
“Pembangunan IPA Mookervart ini memanfaatkan air dari Sungai Mookervart dan Waduk Daan Mogot sebagai sumber air bakunya dan akan diolah dengan teknologi komplit untuk memastikan kualitasnya. Ini merupakan salah satu quick win solution PAM JAYA dalam percepatan pelayanan” tegas Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo, saat groundbreaking IPA Mookervart, Kamis (12/11/2020).
 
Badan Pembina BUMD Pemprov DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Manusia, UPRS Daan Mogot, Badan Pengawas PAM JAYA dan Badan Regulator PAM JAYA turut mendampingi saat groundbreaking IPA Mookervart PAM JAYA di area Rusun Daan Mogot Jakarta Barat tersebut.
 
Groundbreaking teknologi canggih ini dilakukan jelang berakhirnya masa kerjasama mitra swasta. Teknologi super canggih ini membuktikan bahwa PAM JAYA sebagai salah satu BUMD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan upaya percepatan pelayanan untuk meningkatkan akses air bersih ke masyarakat DKI Jakarta khususnya wilayah yang selama ini belum mendapatkan suplai air bersih.
 
Teknologi Super Canggih
 
IPA Mookervart dibangun oleh PAM JAYA untuk melayani kebutuhan air bersih di area Rusun Daan Mogot dengan mengambil sumber air baku yang berasal dari sungai Mookervart Jakarta Barat dan dioleh menggunakan teknologi Moving Bed Bio Reactor (MBBR) yang mampu mengolah polutan organik dan amoniak dengan bantuan organisme yang tumbuh pada suatu media. Air baku yang dihasilkan tersebut akan diolah pada proses Ultra Filtration yang menggunakan membrane untuk memisahkan semua partikel seperti debu, bakteri, hingga virus. Sementara untuk memisahkan garam serta sisa polutan laut lainnya akan dilakuan dengan menggunakan teknologi Riverse Osmosis (RO) sehingga menghasilkan air berkualitas tinggi yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat.
 
Aplikasi teknologi canggih ini pun disambut gembira oleh pengelola rusun Daan Mogot. “Air bersih ini adalah hal yang dinantikan oleh seluruh warga di area rusun Pesakih dan kami sangat menyambut gembira pembangunan IPA Mookervart oleh PAM JAYA ini.” Ungkap Kasubbag TU UPRS Tambora, Ahmad Khaerurohim selaku pengelola Rusun Daan Mogot.
 
Seperti yang sudah diketahui bahwa cakupan layanan PAM JAYA saat ini adalah 64% dengan total pelanggan sebanyak 888.000 dan total air yang terdistribusi sebanyak 20.232 lps. Target cakupan layanan PAM JAYA pada tahun 2023 yaitu 82%. Saat ini Jakarta masih ketergantungan suplai air baku dari wilayah di luar kota Jakarta dimana 81% air baku berasal dari Waduk Juanda Jatiluhur, 14% berasal dari pembelian air curah PDAM Kabupaten Tangerang dan 5% berasal dari sungai-sungai yang berada di Jakarta.
 
Percepatan Pelayanan PAM JAYA Sepanjang 2020
 
Selama tahun 2020, berbagai upaya dilakukan PAM JAYA dalam percepatan pelayanan dan akses air bersih bagi masyarakat Jakarta, diantaranya yaitu:
 
1. Proyek pembangunan jaringan pipa SPAM Hutan Kota Pembangunan SPAM Hutan Kota sudah dimulai PAM JAYA sejak tahun 2016 dan saat ini sedang proses finalisasi pemasangan pipa distribusi. PAM JAYA membangun jaringan pipa sepanjang 120 KM untuk mengaliri air dari IPA Hutan Kota yang berkapasitas 500 lps dan dibangun oleh Jakarta Propertindo kepada sekitar 30.000 KK pelanggan di wilayah – wilayah seperti Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, Muara Angke dan Muara Baru.
 
2. Pelayanan air bersih di Kepulauan Seribu Pada awal tahun 2020, PAM JAYA melayani kebutuhan air masyarakat Pulau Panggang, Pulau Pramuka, Pulau Payung dan Pulau Kelapa Dua. Sejak tahun 2019 PAM JAYA juga sudah melayani kebutuhan air bersih bagi warga di Pulau Untung jawa sehingga saat ini total pulau yang sudah dilayani PAM JAYA sebanyak 5 Pulau.
 
a. SWRO Pulau Untung Jawa:
- Jumlah penduduk 2.372 jiwa
- Kapasitas lps
- Jumlah pelanggan 1.184 sambungan
 
b. SWRO Pulau Panggang :
- Jumlah penduduk 4.656 jiwa
- Kapasitas 3 lps
- Jumlah pelanggan 1.184 sambungan
 
c. SWRO Pulau Pramuka :
- Jumlah penduduk 2.174 jiwa
- Kapasitas 1,5 lps
- Jumlah pelanggan 653 sambungan
 
d. SWRO Pulau Payung :
- Jumlah penduduk 199 jiwa
- Kapasitas 0,25 lps
- Jumlah pelanggan 49 sambungan
 
e. SWRO Pulau Kelapa Dua :
- Jumlah penduduk 440 jiwa
- Kapasitas 0,25 lps
- Jumlah pelanggan 113 sambungan
 
3. Pembangunan 100 Kios Air
Sebagai upaya percepatan akses air bersih di wilayah yang selama ini
belum memiliki akses air bersih melalui perpipaan, PAM JAYA
membangun 100 kios air pada tahun 2020.
 
4. Pembangunan Fasilitas Cuci Tangan Umum
 
Tahun 2020 PAM JAYA membangun 170 titik fasilitas cuci tangan umum yang tersebar diseruluh wilayah Jakarta dalam rangka memerangi penyebaran covid-19 di DKI Jakarta dan mensuplai air nya setiap hari.
 
Seluruh pelayanan tersebut dilakukan sebagai komitmen PAM JAYA untuk terus melayani kebutuhan air bersih masyarakat Jakarta. “secara teknis, kami terus berupaya untuk memperluas jangkauan akses air bersih di Jakarta.” tegas Direktur Utama PAM JAYA, Priyatno Bambang Hernowo.
 
Selain itu Direktur Utama PAM JAYA juga menyampaikan bahwa permasalahan air Jakarta merupakan permasalahan yang perlu dukungan dari banyak pihak, baik itu masyarakat maupun pemerintah daerah dan pusat sehingga akses air bersih ke seluruh lapisan masyarakat dapat segera terealisasi dan ketahanan air Jakarta dapat terus meningkat dari waktu kewaktu.
 

PAM JAYA Sulap Air Sungai Mookervart Rusun Daan Mogot

Loading...

Related Post