Warga Terus Berdatangan Kekediaman KH Fahrurrozi Ishaq Untuk Memanjatkan Doa

Warga Terus Berdatangan Kekediaman KH Fahrurrozi Ishaq Untuk Memanjatkan Doa
ist
Editor : Potan News — Rabu, 28 Oktober 2020 08:06 WIB
terasjakarta.id


Mubaligh pimpinan Majelis Taklim Ar-Rahman yakni KH Fahrurrozi Ishaq meninggal dunia karena terpapar Covid-19, namun pelayat terus mengalir. Tokoh ini dulu dikenal sebagai Gubernur Tandingan Ahok.

Para pelayat terus berdatangan ke rumah duka KH Fahrurrozi Ishaq di Jalan Cenghay Masjid Al Anwar, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (27/10). Meski mubaligh pimpinan Majelis Taklim Ar-Rahman ini meninggal dunia karena terpapar Covid-19, namun pelayat terus hadir.

Pria yang disebut gubernur tandingan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meninggal di usia 66 tahun di Rumah Sakit Hermina, Jatinegara, Jakarta Timur. Sebelum tutup usia, KH Fahrurrozi sempat menjalani swab test di RS Polri Kramat Jati.

Meski pihak RS Polri memastikan hasil swab test terkonfirmasi Covid-19, hal tersebut tak menyurutkan niat beberapa orang untuk datang melayat ke rumah duka. Mereka yang datang mengenakan peci dan baju lengan panjang maupun baju koko, tak henti-hentinya datang.

Selain para pelayat yang terus mengalir hadir, sejumlah karangan bunga juga memenuhi setiap sudut jalan. Karangan bunga yang berjajar rapi satu diantaranya termasuk karangan bunga dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Medis dan Perawatan RS Polri Kombes Pol Yayok Witarto mengatakan, sebelum tutup usia, Fahrurrozi Ishaq sempat menjalani tes swab PCR di RS Polri dan hasilnya dinyatakan positif terpapar Covid-19. "Dari hasil swab beliau terkonfirmasi Covid-19," ujarnya.

Yayok menambahkan RS Polri sempat menawarkan korban untuk dirawat di ruang VVIP khusus Corona. Namun, saat itu baik dari korban maupun keluarga menolak penawaran yang diberikan. "Sudah direkomendasikan, namun beliau tidak berkenan," ungkapnya. 

Warga Terus Berdatangan KH Fahrurrozi Ishaq Memanjatkan Doa

Loading...

Related Post