Gubernur Anies Diskusi Bahas Penanganan Banjir dengan Camat dan Lurah se-Jaksel

Gubernur Anies Diskusi Bahas Penanganan Banjir dengan Camat dan Lurah se-Jaksel
Gubernur Anies saat memberikan materi penanganan banjir kepada camat dan lurah se-Jaksel (ist)
Editor : Potan News — Jumat, 23 Oktober 2020 07:13 WIB
terasjakarta.id

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan melakukan diskusi bersama dengan 10 Camat dan 37 Lurah Se-Jakarta Selatan membahas masalah genangan dan banjir saat turun hujan, Kamis (22/10/2020).

Diskusi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Pancoran itu diikuti oleh Jajaran pejabat tingkat kota mulai dari Wakil Wali Kota, para asisten Sekko, para camat di seluruh wilayah Jakarta Selatan dan juga 37 lurah yang wilayahnya masih kedapatan banjir.

Pada diskusi tersebut, Anies Baswedan melakukan dialog kepada camat dan lurah tentang permasalahan yang terjadi di wilayahnya masing-masing terutama mengenai masalah banjir.

Pasalnya, banjir merupakan masalah yang sudah menaun yang mana harus menjadi perhatian penuh dalam mengantisipasi musim penghujan. Untuk dapat mendeteksi masalah banjir saat turun hujan, Anies mengingatkan kepada seluruh camat dan lurah agar mengetahui seberapa banyak Volume air hujan dengan alat ukur.

"Air hujan yang bisa ditampung di drainase kita yaitu 150 mm, kalau diatas 150 mm maka banjir. Seperti gelas, gelas itu daya tampungnya 200mm tapi kalau dituangi satu liter, itu tumpah," kata Anies. Alat ukur itu, terang Anies, dapat menjadi tolokukur volume air hujan yang berintensitas tinggi.

"Supaya tahu betul volume air hujan yang turun, sehingga bisa memprediksi," tuturnya. Anies berharap, ke depan seluruh kecamatan dan kelurahan memiliki alat ukur untuk mengetahui volume air hujan yang turun. "Kalau curah hujan diatas 150mm sudah sangat lebat, sudah extream, jadi saya ingin kita sama sama Kampanyekan tentang ambang batas ini," katanya. 


Gubernur Anies Diskusi Penanganan Banjir Camat dan Lurah

Loading...

Related Post