Hingga Sore ini Massa Aksi Pekerja AGD Masih Menggelar Aksi di Depan Balaikota

Hingga Sore ini Massa Aksi Pekerja AGD Masih Menggelar Aksi di Depan Balaikota
foto terasjakarta.id
Editor : Potan News — Kamis, 22 Oktober 2020 14:47 WIB
terasjakarta.id
Sejumlah pegawai non-PNS dari Perkumpulan Pekerja (PP) Ambulans Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI Jakarta melakukan unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut agar tidak ada PHK yang dilakukan terhadap tenaga AGD di masa pandemi virus Corona (COVID-19).

Dari pantauan terasjakarta.id di depan Balaikota, hingga menjelang sore ini, massa masih berkumpul, mereka mengaku tidak akan membubarkan diri sebelum ditemui Gubermur DKI Anies Baswedan. 

Sebelumnya pegawai non-PNS tersebut sudah sekitar pukul 10.30 WIB, telah mulai menggelar aksi sekaligua berorasi tepat di depan pintu pagar Balai Kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan.

Jumlah pekerja ambulans yang berdemo ini sekitar 100 orang. Selain itu, massa menutup sebagian Jalan Medan Merdeka Selatan. Kendaraan hanya bisa melintas di satu jalur paling kanan.

Pengurus PP AGD DKI Jakarta Abdul Adjis mengatakan salah satu tuntutan dalam aksinya adalah meminta Pemprov DKI tidak melakukan PHK. Menurutnya, untuk bulan Oktober ini ada tiga pegawai AGD DKI Jakarta yang sudah dikenai PHK selama masa pandemi.

"Di bulan Oktober ini ada tiga yang di-PHK," ujar Adjis.

Sejumlah spanduk juga dibentangkan oleh massa. Mereka juga menuntut hak sebagai tenaga kesehatan. Massa melakukan orasi dengan membawa atribut demo, seperti spanduk hingga miniatur ambulans Pemprov DKI.

"Tolak PHK tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19," demikian salah satu bunyi spanduk tuntutan pendemo.



Massa Aksi Pekerja AGD Menggelar Aksi Balaikota

Loading...

Related Post