Sabu-Sabu di Tanjungbalai Masuk Semua Wilayah, Begini Klarifikasi Timses Paslon Petahana

Sabu-Sabu di Tanjungbalai Masuk Semua Wilayah, Begini Klarifikasi Timses Paslon Petahana
Kantor Walikota Tanjungbalai - Asahan (ist)
Editor : Potan News — Rabu, 7 Oktober 2020 19:05 WIB
terasjakarta.id

Tim Sat Res Narkoba Polrestabes Medan berhasil menangkap Jimmy Sitorus Pane (JSP) dalam kasus sindikat penyelundupan narkotika jenis sabu. Dalam pemeriksaan JSP mengaku salah satu tim kampanye pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Tanjungbalai petahana, M Syahrial-Waris Thalib.

Menanggapi kabar itu, tim kampanye Syahrial-Waris Thalib angkat bicara. Wakil Ketua Bidang Kampanye Syahrial-Waris, Khuwailid Mingka mengaku JSP tidak pernah terdaftar sama sekali di struktur tim kampanye paslon Syahrial-Waris.

Menurut Khuwailid yang juga menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar Tanjungbalai, bahwa pengakuan JSP tidak benar, hal itu dapat dibuktikan dari dokumen yang mereka serahkan ke KPU Kota Tanjungbalai.

"Saya nyatakan dengan tegas dan setegas-tegasnya tidak (Tim Sukses). Baik itu sebelum dia (JSP) tertangkap atau pun ketika sudah tertangkap," kata Khuwailid, Selasa (6/10/2020).

Menurut Khuwailid, kedekatan Walikota Syahrial dan Jimmy memang pernah terjadi pada Pilkada 2015 lalu, dan baru bergabung di tengah perjalanan di saat kampanye pada Pilkada lalu sudah berlangsung.

"Kalau dulu dekat iya. Tapi sekarang tidak lagi. Kalau saat pemenangan periode lalu memang dekat," ujar Khuwailid.

Khuwailid menjelaskan, Jimmy alias JSP dikenalkan oleh seorang Ketua Kecamatan Golkar di Tanjungbalai ke Haji Zul (ayah Walikota Syahrial), karena Jimmy disebut banyak massanya, dan Haji Zul ini kan Dewan Petimbangan Partai Golkar Tanjungbalai.

"Dari situ timbul kedekatan. Namun usai Pilkada, setelah itu Jimmy diketahui banyak terkena masalah hukum, salah satunya pernah ditangkap karena bawa soft gun di Batubara, jadi perlahan mulai ditinggalkan Haji Zul," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam konferensi pers kasus 18 kilogram sabu yang berlangsung  di Mapolrestabes Medan, Senin (5/10/2020). Tersangka Jimmy Sitorus Pane (JSP) mengakui menyimpan barang haram sebanyak 5 kilogram di mess Pemko Tanjungbalai di Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, bertanya dan mendekati satu per satu tersangka, dimulai dari Jimmy Sitorus Pane yang hadir dengan mengenakan handuk merah di lehernya. 

Kombes Riko bertanya tentang penggunaan fasilitas Mess Pemko Tanjung Balai tersebut.

"Karena saya salah satu TS (tim sukses)-nya wali kota. Jadi kalau kita ke Medan, kita menginap di sana," ujar JSP. 

Mendengar jawaban tersebut, Kombes Pol Riko mengulang ucapan tersangka JSP.

"Ohh, Tim Suksesnya Wali Kota,” ucap Riko.

Setelah itu tersangka berujar dan menjelaskan lebih mendalam soal Mess Pemko Tanjung Balai tersebut.

"Karena sudah satu dua kali di sana, maka kapan-kapan saya pun kalau ada urusan kerja maupun keluarga, ya menginap, di situ aja," lanjut tersangka.

Lebih lanjut, Kombes Riko menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami perihal keterkaitan antara Mess Pemko Tanjungbalai dengan kasus sabu tersebut.











Sabu-Sabu Tanjungbalai Semua Wilayah Paslon Petahana

Loading...

Related Post