Lelang Jabatan Sekda Dibuka, Yusuf: Baiknya Dipilih ASN Bekerja di Pemprov DKI

Lelang Jabatan Sekda Dibuka, Yusuf: Baiknya Dipilih ASN Bekerja di Pemprov DKI
Sekretaris Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Yusuf
Editor : Potan News — Senin, 5 Oktober 2020 17:43 WIB
terasjakarta.id

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka lelang jabatan atau seleksi terbuka posisi Sekretaris Daerah (Sekda) yang kosong, pasca-meninggalnya Saefullah akibat COVID-19.

Menanggapi hal itu Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta menyarankan agar sosok calon Sekda tidak berasal dari ASN (Aparat Sipil Negara) berasal dari lingkungan Pemprov DKI Jakarta. 

Ia beralasan hal itu sebagai bagian mempermudah sekaligus mempercepat rangkaian pekerja. Kalau ASN dari luar Pemprov DKI yang terpilih dikuatirkan akan memakan waktu untuk adaptasi.

Sebenarnya lebih bagus Sekda ditunjuk dari figur yang bekerja di lingkungan Pemprov DKI. Hal itu agar lebih mempermudah kerja pada saat terpilih," kata Sekretaris Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta, Yusuf kepada wartawan, Senin (5/10/2020).

"Kalau yang terpilih diliuar lingkungan pemprov, nantinya dikuatirkan ksetelah menjabat, masih perlu adaptasi lagi, karena masih belajar,” tambahnya. 

Menurut Yusuf, sejumlah ASN dari internal Pemprov DKI banyak yang layak untuk mengisi jabatan birokrat tertinggi tersebut. 

“Saya rasa banyak yang memang memenuhi persyaratan. Beberapa walikota juga bisa, sebab persyaratan sudah memenuhi yaitu minimal pernah menjabat dua kali eselon dua,” ujarnya.

“Namun yang terpenting untuk calon sekda, terutama memiliki kompetensi juga pengalaman, juga mengutamakan dari lingkungan Pemprov DKI,  persyaratan itu sudah cukup untuk menjadi sekda,” imbuhnya.

Seperti diketahui pasal 15 ayat (3) UU Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia menyatakan bahwa Sekda diangkat dan diberhentikan oleh Presiden atas usul Gubernur. 

“Kita ikuti aturan yang ada Gubernur meneruskan tiga nama ke pemerintah pusat disitu ada penilaian dari tim seleksi pemerintah pusat seperti apa, nantinya akan menghasilkan satu nama sesuai aturan akan diputuskan Presiden menjadi sekda,” katanya.

Adapun terkait usulan Sekda DKI dari Betawi, Yusuf mengaku setuju agar ada upaya untuk meningkatkan pelestarian budaya Betawi. 

“Sehingga harus menitikberatkan pelestarian kebudayaan Betawi di Ibukota. Saat ini baru ada satu ondel-ondel, kita ingin hotel bintang lima ada tarian selamat datang atau diputar musik-musik khas Betawi seperti gambang kromong. Jadi begitu dengar bunyinya saat masuk ke hotel itu, kita berasa ada di Jakarta. Kemudian hari batik di Pemprov mulai sepi saya lihat. Terakhir saat rapat, ada sajian beberapa makanan ringan atau minuman yang menjadi khas masyarakat Betawi seperti gado-gado atau bir pletok,” pungkasnya. 

Lelang Jabatan Sekda Yusuf Pemprov DKI

Loading...

Related Post