Hasil Otopsi, Pilot Helikopter Kobe Bryant Tidak Pakai Narkoba dan Minum Alkohol

Hasil Otopsi, Pilot Helikopter Kobe Bryant Tidak Pakai Narkoba dan Minum Alkohol
ist
Editor : Potan Sport Style — Minggu, 17 Mei 2020 09:31 WIB
terasjakarta.id

Pilot helikopter yang membawa terbang Kobe Bryant dan akhirnya mengalami kecelakaan disebut tak menggunakan narkoba atau pun habis meminum alkohol. Hal itu diketahui dari hasil otopsi terhadap jasad si pilot.

Kantor koroner Los Angeles merilis hasil otopsi korban kecelakaan tersebut pada Jumat, 15 Mei 2020. Mereka memberikan pandangan klinis yang menggambarkan betapa brutalnya kecelakaan itu. Seluruh korban digambarkan mengalami tulang yang patah, potongan-potongan tubuh yang terpotong-potong dan bau busuk bahan bakar pada sisa pakaian yang terbakar.

Kobe Bryant yang menjadi salah satu korban dalam kecelakaan itu diidentifikasi dengan sidik jarinya setelah tubuhnya ditemukan di tanah di luar puing-puing helikopter.

Laporan grafis menjelaskan bahwa Bryant dan para penumpang lainnya hampir pasti mati dalam sekejap karena trauma tumpul.

"Luka-luka ini secara instan berakibat fatal," tulis Juan Carrillo, wakil pemeriksa medins senior, dalam laporan hasil otopsi itu.

Kecelakaan itu menewaskan total sembilan orang. Selain Kobe Bryant dan putrinya, Gianna, ada pula pelatih serta dua rekan Gianna di tim bola basket Mamba. Terdapat pula pilot Ara Zobayan,

Laporan tersebut menyatakan bahwa helikopter yang ditumpangi Kobe Bryant tiba-tiba mati ketika menghadapi kabut tebal di Lembah San Fernando, Los Angeles. Zobaryan, disebut sempat nyaris berhasil menembus awan tersebut dengan menaikkan ketinggian helikopter.

Namun tiba-tiba helikopter berbelok tajam ke kiri dan terjun ke bukit berumput yang bertaburan pohon ek di bawahnya. Ketika menabrak tanah, helikopter itu terbang dengan kecepatan 184 mph dan meluncur dari ketinggian lebih dari 4.000 kaki per menit.

Dampaknya, kecelakaan itu menyebabkan kawah dan puing-puing tersebar di area seluas lapangan sepak bola di perbukitan Calabasas. Nyala api menelan puing-puing itu, tetapi luka bakar pada jasad para korban disebut terjadi setelah kematian.

Tubuh Bryant ditemukan di satu sisi reruntuhan, dan putrinya ditemukan di jurang di sisi yang berlawanan.


Hasil Otopsi Pilot Helikopter  Kobe Bryant

Loading...

Related Post