Sophia Latjuba: Ujian Nasional Dibuat karena Kemalasan Pemerintah

Sophia Latjuba: Ujian Nasional Dibuat karena Kemalasan Pemerintah
Editor : Admin Wow — Sabtu, 21 Desember 2019 09:09 WIB
terasjakarta.id

Artis peran Sophia Latjuba turut menanggapi langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makariem yang menghapus Ujian Nasional (UN).
Sebagai gantinya, Nadiem akan menerapkan kebijakan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter mulai tahun 2021.

Dikutip dari kanal YouTube Mata Najwa Trans 7, Sophia Latjuba menyayangkan banyak anak-anak yang menjadi korban sebelum penyelenggaraan ujian nasional.

“Saya juga lupa kenapa saya bisa terlibat ya dan di situ Ujian Nasional penentu kelulusan 100 persen. Banyak sekali anak-anak yang bisa saya bilang korban ya,” kata Sophia Latjuba.

Bahkan, momok dari UN, Sophia menemukan murid yang berprestasi terpaksa tidak lulus lantaran nilai UN dijadikan patokan kelulusan.

“Hampir setiap hari ada anak yang datang SMP, SMA. Bahkan, ada anak yang International Sains Champion yang tidak lulus SMA karena matematika-nya. Jadi, kalau kita bicara Ujian Nasional bisa berjam-jam sih,” ucapnya lagi.

Sophia menambahkan, seharusnya pendidikan dapat membentuk pribadi manusia seperti adanya intelektual dalam sosial, moral, hingga spiritual.

“Kalau kita berbicara sebuah pendidikan adalah sebuah proses pembentukan pribadi manusia. Banyak unsur yang kita lihat ada intelektualitas dalam sosial, moral, fisik, spiritual,” tuturnya.

Tak hanya itu, Sophia juga menyoroti soal-soal Ujian Nasional yang dibuat oleh pihak lain. Padahal, guru di kelas yang lebih mengetahui pelajaran yang didapat oleh muridnya.

Kemudian, semakin tidak pas karena hasil dari UN menjadi penentu kelulusan anak-anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Dengan latar belakang berbeda-beda, orang-orang mungkin memberikan UN ini bukan guru juga, mungkin yang tidak tahu meng-handle anak. Betapa stress full-nya meng-handle di class room. Jadi menurut saya assessment itu it's a classroom job, it's a teacher's job,” tuturnya.

Oleh karena itu, ibunda dari Eva Celia ini menyebut ujian nasional dibuat hanya kemalasan pemerintah.
“Menurut saya Ujian Nasional dibuat hanya karena kemalasan pemerintah saja,” kata Sophia Latjuba tegas.

Sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makariem mengatakan, UN tahun 2020 adalah ujian kelulusan terakhir yang bakal digelar secara nasional.

Dalam pertimbangannya, UN dianggap materinya terlalu padat, menjadi beban bagi siswa sehingga membuat stres.

Selain itu, UN disebut hanya menilai satu aspek saja yakni kognitifnya.



sophia latjuba ujian nasional

Loading...

Related Post