Juragan 99 Berduka dan Minta Maaf Atas Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Senin, 3 Oktober 2022 10:13 WIB

Share

Terasjakarta.poskota.co.id - Juragan 99 menyampaikan prihatin sekaligus mengutuk keras kerusuhan pasca pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya yang mengakibatkan ratusan korban jiwa, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Sebagai Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana alias Juragan 99, berharap semua keluarga yang menjadi korban dapat tabah menerima musibah itu. 

“Saya turut merasakan duka yang mendalam dan berbelasungkawa untuk para Aremania dan Aremanita yang menjadi korban dalam musibah Kanjuruhan tadi malam, semoga kepada keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis Gilang melalui unggahan foto di akun Instagram resminya @juragan_99, dilihat Senin, (3/10/2022).

Juragan 99 mengatakan, saat ini manajemen Arema FC berkoordinasi dengan pusat layanan kesehatan untuk mengurus para korban. Dia meminta agar korban luka-luka diberikan pelayanan maksimal.

“Dan kami meminta pusat-pusat layanan pusat-pusat layanan kesehatan untuk menyampaikan pembiayaannya kepada manajemen Arema FC,” ujar Gilang.

“Tidak ada sepak bola seharga nyawa. Tidak ada!," sambungnya. 

Sementara itu, jumlah korban terus bertambah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan sebanyak 18 diantaranya belum teridentifikasi. Sementara sebanyak 180 korban menjalani perawatan di sejumlah Rumah Sakit di Malang. Sedangkan penanganan intensif dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Peralatan dan tenaga medis di RSSA relatif lengkap. Semua dilayani dan biaya ditanggung Pemprov Jawa Timur,” kata Khofifah dalam pernyataan di Mapolres Malang, Minggu (2/10/2022). 

Khofifah mengklaim Pemerintah Kabupaten Malang telah menangani korban dengan baik. Yakni, mendistribusikan korban yang butuh perawatan ke rumah sakit umum daerah dan rumah sakit swasta dengan cepat. “Kami fokus penanganan korban,” kata Khofifah.

Untuk diketahui, adapun tragedi Kanjuruhan itu terjadi usai Arema FC dikalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Aremania, sebutan untuk suporter Arema FC, tak terima dengan kekalahan tim kesayangannya dari musuh abadi mereka tersebut.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar