Pertama di Indonesia! Jalani Transplantasi Rambut Dokter Farmanina, Piyu Padi Reborn Makin Masterpiece Berkarya di Musik

Jumat, 5 Agustus 2022 20:16 WIB

Share
Gitaris Piyu Padi Reborn sekaligus hits maker bersama dr Farmanina, M.Bio (AAM) pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic (ist)
Gitaris Piyu Padi Reborn sekaligus hits maker bersama dr Farmanina, M.Bio (AAM) pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic (ist)

Terasjakarta.poskota.co.id - Rambut adalah mahkota. Tidak hanya bagi perempuan, tapi juga untuk kaum lelaki. Faktanya, tidak sedikit orang yang kehilangan rambut karena berbagai masalah kesehatan rambut dan kepala seperti garis rambut yang mundur, menipis, rusak, bahkan hingga mengalami kebotakan.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Piyu, gitaris band Padi Reborn sekaligus hits maker. Beberapa tahun belakangan ini, Piyu mengaku punya masalah dengan rambut rontok, garis rambut yang mundur dan kepala yang mulai botak. Padahal, selama ini ia dikenal sebagai salah satu gitaris dengan rambut panjang. Itu salah satu gaya anak band yang ia senangi.

Untuk mengatasi masalah rambutnya, Piyu mengakalinya dengan memakai topi. Segala macam topi sudah ia coba agar tidak tampil membosankan dan dapat menutupi rambutnya yang bertambah tipis. Piyu juga memangkas pendek rambutnya supaya terlihat lebih natural saat memakai topi.

“Sampai saya pikir mau pakai topi apa lagi ya, karena sudah pakai segala macam, pakai vedora, pakai yang model apa pun saya sudah coba. Banyak yang DM minta rambut saya dipanjangin lagi. Saya juga pengin gondrong lagi, tapi nggak bisa,” kata Piyu.

Lewat Instagram, pemilik nama lengkap Satriyo Yudi Wahono itu kemudian menemukan Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Ia berpikir, transplantasi rambut menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi rambutnya yang rontok. Selain berada di Indonesia, klinik itu juga sudah menangani masalah rambut sejumlah publik figur.

“Aku menemukan Farmanina Aesthetic & Hair Clinic di Instagram. Dan kalau dilihat ternyata ini asyik banget, ini menarik, dan ternyata ini juga pertama kali di Indonesia untuk hair transplant. Bagi saya ini adalah sebuah solusi, jawaban untuk menangani masalah rambut saya,” lanjut Piyu. 

Piyu akhirnya memastikan untuk melakukan transplantasi rambut dan memilih Farmanina Aesthetic & Hair Clinic untuk membantu mengatasi masalah kebotakan yang ia alami. Piyu  berharap masalah rambutnya dapat selesai, sehingga ia dapat beraktivitas dengan rasa percaya diri dan tidak perlu memakai topi lagi.

“Jadi saya rasa ini sudah keputusan saya yang paling-paling tepat adalah dengan melakukan transplantasi rambut. Supaya nanti rambut saya bisa panjang lagi, bisa gondrong lagi dan menambah kepercayaan diri lagi karena dengan begitu saya nggak perlu memakai topi lagi,” ujarnya.

Piyu telah menjalani transplantasi rambut di Farmanina Aesthetic & Hair Clinic. Di sini, ia ditangani langsung oleh dr Farmanina, M.Bio (AAM) dan tenaga-tenaga ahli lainnya. Sebagai pemilik Farmanina Aesthetic & Hair Clinic, dr Farmanina, M.Bio (AAM) telah menangani ribuan pasien transplantasi rambut dengan menggunakan metode DHI (Direct Hair Implantation) Medical Group sejak tahun 2016, dan terbukti memberikan hasil yang sangat baik.

“DHI ini sekarang teknik yang terbaru dan yang terbaik. Tingkat keberhasilannya lebih tinggi sekitar 97 persen. Kenapa lebih tinggi? Karena setiap folikel kita pilih yang bagus baru kita tanamkan. Kalau konsep lama keberhasilannya hanya sekitar 50 sampai 60 persen saja,” jelas dr Farmanina, M.Bio (AAM).

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar