Tak Mampu Tangani Aset Pemprov DKI, FPPJ: Minta Gubernur Copot Kepala BPAD

Kamis, 23 Juni 2022 08:01 WIB

Share
Tak Mampu Tangani Aset Pemprov DKI, FPPJ: Minta Gubernur Copot Kepala BPAD
Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah

Terasjakarta.id - Hingga saat ini persoalan kepemilikan aset Pemprov DKI terus berlangsung. Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) di nilai masih lemah mengingat masih ditemukan sejumlah pihak menggugat aset milik pemerintah.

Menanggapi kejadian itu, Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) mendesak agar BPAD lebih serius mengamankan aset-aset milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan cara menginventarisir  serta melakukan legalisasi.

"Kita berharap BPAD secepatnya melakukan semua pendataan aset Pemprov DKI. Kejadian adanya gugatan menunjukan legalisasi atas aset itu tidak ada," kata ketua FPPJ Endriansah melalui pesan elektonik, Kamis (24/6/2022).

"Contohnya lahan milik sebuah yayasan di Jakarta Timur yang diklaim milik Pemprov DKI," tambahnya.

Aktivis yang akrab disapa Rian ini mendorong BPAD pimpinan Reza Phahlevi membuat tim untuk melakukan penyisiran dan pendataan agar tidak menimbulkan permasalahan.

"Kalau kepala BPAD merasa tak mampu ya lebih baik mundur saja," kata Rian.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan sempat mengeluhkan banyak masalah pencatatan aset Pemprov DKI Jakarta yang bertahun-tahun belum dituntaskan.

“Ada banyak, misalnya ada laporan ada catatannya tetapi barangnya tidak ternotaris dengan baik, atau ada barangnya tapi tidak tercatat, atau ada barangnya ada catatannya tapi ada selisihnya. Jadi variasinya banyak,” kata Anies seperti dikutip redaksi.

Anies juga mengatakan ada beberapa aset yang hingga saat ini masih tersandung masalah hukum. Untuk mengatasi masalah pencatatan aset, Pemprov DKI Jakarta pun telah membentuk tim yang bertugas untuk melakukan inventarisasi dan pencatatan ulang.

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar