Bermain Catur Ternyata Obat Mujarab Untuk Kesehatan Mental Manusia

Senin, 22 Oktober 2018 02:01 WIB

Share
Bermain Catur Ternyata Obat Mujarab Untuk Kesehatan Mental Manusia
terasjakarta.id - Catur adalah permainan yang dipercaya dapat digunakan untuk mendorong ikatan psikologis antara seorang terapist dan pasiennya. Mungkin itu alasan mengapa apabila seseorang yang sedang berobat ke psikiater akan selalu diajak main catur. Pertama kali kehadiran catur dalam dunia pengobatan dan terapi dimulai dari abad ke 19.

Saat itu seorang dokter Persia yang bernama Muhammad ibn Zakariya al-Razi atau yang biasa disapa “Rhazes”. Cendikiawan inilah yang diketahui pertama kali menggunakan catur sebagai metafora pengobatan pasiennya. Hingga di masa modern ini, penggunaan catur sebagai terapi yang dilakukan Rhazes masih dilakukan, memanfaatkan sebuah permainan sebagai media untuk memahami masalah di dunia nyata.

Dalam buku “Chess Therapy” yang ditulis oleh Jose A. Fadul dan Reynaldo Q. Canles, disebutkan kalau “permainan catur sering dipandang sebagai sublimasi dari agresi atau perpindahan dari keinginan dan aspirasi dalam kehidupan nyata klien.” Dengan kata lain, kita dapat melakukan hal-hal di atas papan catur yang bertujuan untuk menghalangi hal tersebut bila terjadi di dunia nyata.

Bayangkan kalau catur adalah sebuah latihan atau workout yang dapat menguatkan otot mental tertentu manusia. Beberapa alasannya karena permainan ini membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi, visualisasi dari konsekuensi, analisis, berpikir secara abstrak, perencanaan dan pelaksanaan. Semakin kuat otot-otot tersebut terlatih dalam bermain catur, semakin mudah juga seorang untuk mendapatkan kemampuan tersebut yang diterjemahkan dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dokumentasi pertama kali dalam penerapan catur di dunia kerja muncul pada tahun 1945 dari sebuah riset yang ditulis oleh NOrman Reider yang berjudul “Observations on the Use of Chess in the Therapy of an Adolescent Boy.” Dalam reportase-nya, Reider menyebutkan penggunaan catur untuk menyembuhkan seorang anak yang menderita gangguan kepribadian skizofrenia, gejala yang meliputi kurangnya minat dalam menjalin hubungan, keluarga dan seksual, kesulitan mengekspresikan emosi, keterampilan komunikasi yang buruk, dan detasemen sosial umum. Pasien Reider, seperti halnya pasien yang menderita skizofrenia pada umumnya, memiliki masalah dengan mengekspresikan kemarahan dalam siatuasi tertentu. Luar biasanya, catur dapat menyembuhkannya.

Mendapat masalah pekerjaan yang hingga kini belum selesai? Mungkin sudah waktunya untuk mengeluarkan papan catur lamamu dan bermain kembali. Semoga bermanfaat. (helida)

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar